Marquez Tetap Apresiasi Performa Ducati Meski Gagal Finis di Thailand

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez menilai timnya tetap tampil kompetitif pada putaran pembuka MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, meski ia gagal finis karena ban belakang motornya pecah.

Juara dunia bertahan ini memulai balapan dari posisi kedua dan sempat bersaing ketat di barisan depan. Namun insiden terjadi pada lap ke-21, membuatnya harus menepi dan mengakhiri balapan tanpa poin.

“Sangat aneh karena biasanya di kerb ganda Anda harus berhati-hati saat melompat masuk, tetapi saat melompat keluar tikungan tersebut tidak dirancang untuk menimbulkan masalah pada motor,” kata Marquez dalam laman resmi MotoGP, Senin.

Ia merasa beruntung bisa menghindari kecelakaan serius akibat insiden tersebut.

“Kali ini saat saya melompat keluar, pelek dan ban belakang meledak. Saya merasa beruntung karena itu sangat dekat dengan kecelakaan besar,” ujarnya.

Sepanjang akhir pekan, Marquez hanya mengumpulkan sembilan poin setelah di balapan sprint ia juga mendapat penalti turun satu posisi akibat insiden di tikungan terakhir dua lap penentuan. Saat ini ia menempati posisi kedelapan klasemen sementara.

Meski begitu, pembalap bernomor #93 ini tetap melihat sisi positif dari performa timnya.

“Ini adalah akhir pekan yang baik. Kami start kedua dalam kualifikasi dan Sprint, dan podium hari ini adalah sesuatu yang realistis. Saya senang dengan performanya, tetapi kami perlu meningkatkannya,” kata Marquez.

Balapan utama di Sirkuit Internasional Chang dimenangkan Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing yang tampil dominan sejak start hingga finis. Posisi kedua ditempati Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing, sementara Raul Fernandez dari Trackhouse MotoGP Team menempati urutan ketiga.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka