Pacific Caesar Akhirnya Menang Usai Kalahkan Dewa United 97-87

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pacific Caesar Surabaya akhirnya memetik kemenangan perdana pada musim reguler IBL 2026 setelah menumbangkan juara bertahan Dewa United Banten dengan 97-87 di GOR Pacific, Surabaya, Minggu malam.

Pemain asing Pacific Caesar AJ Bramah menilai hadirnya amunisi baru menjadi kunci perubahan performa timnya di lapangan.

"Kemenangan yang sangat penting bagi kami. Saya rasa tim ini mulai menemukan jalannya lagi, dengan dua rekan baru saya (Cannefax dan Joseph Obasa). Mereka cukup agresif dan juga menambal kekurangan tim kami selama ini," ujar Bramah setelah pertandingan, dalam laman IBL.

Kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan bagi tim kebanggaan warga Surabaya itu dan memperpanjang tren negatif Dewa United yang kini menelan lima kekalahan berturut-turut.

Laga berlangsung sengit saat Dewa United menyamakan kedudukan 75-75 pada kuarter keempat melalui tembakan tiga angka berturut-turut dari Patrick Nikolas dan DJ Cooper.

Ketegangan kembali memuncak pada dua menit terakhir ketika selisih poin terpangkas menjadi 81-85 setelah pemain Dewa United Troy Gillenwater mencetak empat poin berturut-turut.

Pelatih kepala Pacific Caesar Andika Supriadi Saputra langsung mengambil time-out guna menenangkan ritme permainan anak asuhnya di sisa waktu krusial.

Strategi tersebut ampuh setelah R. Azzaryan Praditya dan Xavier Cannefax memperlebar jarak keunggulan menjadi 90-81 yang sulit dikejar oleh tim tamu.

AJ Bramah tampil sebagai pemain paling produktif dengan statistik impresif 29 poin, 13 rebound, dan tujuh assist. Rekan setimnya, Xavier Cannefax, menyumbangkan 26 poin, sementara Joseph Obasa mendominasi area bawah ring dengan 18 poin dan 12 rebound.

Di kubu Dewa United Banten, Donell Cooper II menjadi pendulang angka terbanyak dengan 28 poin dan sembilan assist. Rio Disi menambahkan 13 poin, disusul Erick Ibrahim Junior dengan 10 poin bagi tim asuhan pelatih Dewa United itu.

Pertandingan ini juga menjadi debut pemain asing baru Dewa United Troy Gillenwater yang langsung mencetak double-double lewat 16 poin dan 10 rebound dalam 28 menit penampilannya. Namun, kontribusi tersebut tak berhasil membawa Dewa United keluar dari krisis kemenangan yang membuat rekor mereka merosot menjadi 5 kali menang, 6 kali kalah.

Hingga pekan kedelapan, Dewa United belum pernah tampil dengan komposisi tiga pemain asing lengkap dalam 11 pertandingan yang telah dijalani.

Kekalahan keenam musim ini menjadi sinyal waspada bagi sang juara bertahan dalam upaya mempertahankan gelar juara IBL.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka