Jakarta (KABARIN) - Gelandang Manchester City, Rodri, harus menerima sanksi dari The Football Association setelah pernyataannya usai pertandingan melawan Tottenham Hotspur dinilai menyinggung kepemimpinan wasit.
Federasi sepak bola Inggris itu menjatuhkan denda sebesar 80.000 pound sterling atau sekitar Rp1,6 miliar kepada pemain timnas Spain national football team tersebut. Selain denda, Rodri juga menerima peringatan resmi atas komentarnya kepada media setelah laga Liga Inggris pada awal Februari.
Dalam pernyataan resminya, FA menilai ucapan Rodri berpotensi meragukan netralitas serta integritas wasit yang memimpin pertandingan.
“Gelandang tersebut diduga bertindak tidak pantas dalam wawancara media setelah pertandingan dengan membuat komentar yang menyiratkan adanya bias dan/atau mempertanyakan integritas wasit maupun ofisial pertandingan,” tulis FA.
Kekecewaan Rodri muncul setelah gol pemain Tottenham, Dominic Solanke, disahkan dalam pertandingan yang berakhir imbang 2-2.
Pada tayangan ulang terlihat Solanke sempat menyentuh bagian belakang kaki bek City, Marc Guehi, sebelum mencetak gol.
Momen tersebut sempat diperiksa melalui teknologi Video Assistant Referee. Namun setelah peninjauan, ofisial pertandingan memutuskan tidak ada pelanggaran sehingga gol tetap dianggap sah.
Keputusan itu membuat Rodri melontarkan kritik terhadap wasit Robert Jones setelah pertandingan.
“Saya tahu kami terlalu sering menang dan orang-orang tidak ingin kami menang lagi, tetapi wasit harus bersikap netral,” ujar Rodri.
Dia menambahkan, “Ini tidak adil karena kami bekerja sangat keras.”
Hasil imbang tersebut membuat Manchester City masih berada di posisi kedua klasemen sementara Premier League.
Tim asuhan Pep Guardiola masih tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen Arsenal meski memiliki satu pertandingan lebih sedikit.
Sumber: ANTARA