Persija Masih Mencari Cara untuk Meredam Kebiasaan Kartu Kuning Allano

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Direktur Olahraga Persija Jakarta Bambang Pamungkas mengungkapkan bahwa timnya sedang mencari cara yang efektif untuk meredam kebiasaan Allano Lima yang sering mendapatkan kartu kuning musim ini.

Kartu kuning yang didapatkan Allano telah membuatnya absen dalam tiga laga Super League, yaitu saat melawan Malut United, Persik Kediri, dan Arema FC.

"Saya setuju bahwa memang harus ada solusi terkait dengan apa yang sering dilakukan Allano, karena ini cukup merugikan tim. Dan kita sudah berkali-kali menyampaikan itu. Di awal putaran pertama mungkin itu terjadi di beberapa pemain. Tapi sekarang hanya sisa-sisa Allano," kata pria yang akrab disapa Bepe itu di acara Ngopi Bareng Persija di Kantor Persija, Jakarta Selatan, Selasa.

"Artinya memang sudah ada dari kita sebuah tindakan atau teguran kepada pemain-pemain yang menerapkan hal itu. Yang lainnya bisa ngerti, tinggal Allano yang belum ngerti. Nah kita harus perlu lagi lebih intensif lagi untuk ngobrol," tambah dia.

Dalam laga kandang kontra Borneo FC yang berakhir 2-2 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara pekan lalu, Allano mendapatkan kartu kuning ke-12-nya.

Hal ini membuatnya akan melewatkan laga keempatnya untuk Macan Kemayoran yang semuanya karena kartu kuning, saat mereka akan menjamu Dewa United Banten FC di JIS pada akhir pekan ini, Minggu (15/3) pukul 20.30 WIB.

Bepe kemudian mengungkapkan bahwa pemain berpaspor Brasil berusia 30 tahun itu mempunyai kepribadian yang unik, dengan dia juga menyebut bahwa "saya punya pengalaman bahwa setiap bintang itu memiliki kontroversinya masing-masing, ada yang dalam tanda kutip indisipliner, ada yang dalam tanda kutip terlalu diam".

"Nah Allano ini adalah salah satu orang yang cukup ekspresif. Jadi orang-orang Brasil itu kadang sepak bola itu bener-bener apa ya, mereka sangat menikmati sepak bola," lanjut dia.

Legenda hidup Persija ini kemudian mengungkapkan bahwa pada laga kontra Borneo, ia meminta Allano untuk hati-hati agar tak terkena kartu kuning. Namun, pada akhirnya upaya dari Bepe gagal setelah sang pemain mendapatkan kartu kuning pada menit ke-87.

"Kita ngomong udah berkali-kali bahwa harus calm down. Bahkan kemarin setelah main saya ngomong sama dia, 'Allano, hati-hati'. 'Yes, yes, yes'. Tapi karena ekspresif tadi, itu yang kadang-kadang lepas," ungkap Bepe.

Lebih lanjut, Bepe tak ragu menyebut Allano sebagai pemain berkualitas. Adapun di musim ini, pemain kelahiran Rio de Janeiro itu sudah mengemas enam gol dan tujuh assist dari 21 laga bersama Macan Kemayoran.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka