Karawang (KABARIN) - Jasa Marga menyampaikan kebijakan potongan tarif tol membantu mengurangi kepadatan kendaraan saat puncak arus mudik Lebaran tahun ini. Diskon sebesar 30 persen diberlakukan untuk perjalanan dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung pada periode mudik 2026.
Vice President Corporate Secretary and Legal Jasa Marga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paalo mengatakan kebijakan potongan tarif ini memang dirancang untuk mengatur arus kendaraan. Tujuannya agar pemudik tidak menumpuk pada satu waktu saja.
"Ini memang merupakan strategi manajemen lalu lintas kami untuk disampaikan kepada semua pengguna jalan untuk dapat memilih waktu-waktu potongan tarif tersebut sehingga mengurai adanya nantinya puncak di arus mudik yang cukup padat nantinya," katanya.
Dampaknya sudah mulai terlihat dari jumlah kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama. Hingga pertengahan Maret, volume kendaraan tercatat sudah menembus angka sekitar 60 ribu unit.
"Kami catat sudah 60 ribu kendaraan per tanggal 15 Maret 2026. Jadi dari sif satu sampai sif tiga. Berarti ini sudah menunjukkan bahwa memang antusiasme pengguna jalan sudah cukup baik untuk dapat mengikuti potongan tarif tol," katanya.
Program diskon ini berlaku pada 15 hingga 16 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran. Potongan harga terutama diberikan untuk kendaraan yang melakukan perjalanan jauh secara langsung dari Cikampek menuju Kalikangkung.
"Potongan tarif 30 persen untuk perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung," katanya.
Selain itu, diskon juga diberlakukan di ruas tol Batang–Semarang Toll Road. Di jalur tersebut, potongan tarif bahkan bisa mencapai sekitar 46 persen bagi kendaraan yang melintas langsung melalui Gerbang Tol Kalikangkung.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat musim mudik, Jasa Marga juga menambah jumlah gardu layanan di Gerbang Tol Cikampek Utama yang berada di Karawang, Jawa Barat.
Biasanya gerbang tol tersebut mengoperasikan 15 gardu. Namun saat periode mudik jumlahnya ditambah menjadi 19 gardu agar arus kendaraan dari arah Jakarta menuju jalur timur Trans Jawa bisa terlayani lebih cepat.
"Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu yang berfokus melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa," kata Ria.
Sumber: ANTARA