Moskow (KABARIN) - Sejumlah pergerakan militer Amerika Serikat memunculkan spekulasi bahwa kesepakatan antara Washington dan Teheran bisa segera diumumkan. Laporan Axios menyebut empat pesawat angkut C-17 milik Angkatan Udara AS sedang memindahkan peralatan ke Jenewa, Swiss, menjelang kemungkinan kunjungan Wakil Presiden AS JD Vance untuk menghadiri penandatanganan kesepakatan dengan Iran.
Kabar ini muncul di tengah perkembangan positif dalam negosiasi antara kedua negara yang selama beberapa bulan terakhir berusaha merampungkan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).
Pada Kamis, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya membatalkan rencana serangan pengeboman terhadap Iran yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social.
Trump juga mengatakan bahwa waktu dan lokasi penandatanganan perjanjian dengan Iran akan segera diumumkan kepada publik.
Menurut Trump, proses negosiasi telah mencapai tahap akhir dan poin-poin utama dalam kesepakatan tersebut sudah mendapatkan persetujuan dari seluruh pihak yang terlibat.
Ia menyebut Amerika Serikat, Israel, dan sejumlah negara lain telah menyetujui isi pokok kesepakatan yang sedang disiapkan.
Perkembangan serupa juga disampaikan dari pihak Iran. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei, mengonfirmasi bahwa naskah nota kesepahaman dengan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan pada bagian-bagian utamanya.
Pernyataan itu sebelumnya dilaporkan oleh media pemerintah Iran, Press TV.
Hubungan kedua negara sempat berada di titik terendah setelah konflik bersenjata yang pecah pada awal tahun ini.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer terhadap sejumlah target di Iran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 3.000 orang dan memperburuk ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Namun situasi mulai mereda setelah Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata pada 8 April. Kesepakatan penghentian sementara konflik itu secara resmi masih berlaku hingga sekarang.
Sejak saat itu, kedua negara terus melanjutkan perundingan untuk mencari jalan keluar jangka panjang terkait berbagai isu yang selama ini menjadi sumber konflik.
Meski proses negosiasi berjalan, situasi di lapangan belum sepenuhnya stabil. Kedua pihak dilaporkan masih beberapa kali terlibat aksi saling serang dalam skala terbatas.
Kendati demikian, pengiriman logistik militer AS ke Jenewa dan pernyataan optimistis dari kedua pihak menjadi sinyal bahwa kesepakatan besar antara Amerika Serikat dan Iran mungkin tinggal menunggu waktu untuk diumumkan secara resmi.
Sumber: SPU