Jakarta (KABARIN) - Polda Metro Jaya menurunkan ribuan personel untuk menjaga jalannya pertandingan FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Total ada sekitar 1.300 petugas gabungan yang disiapkan demi memastikan acara berjalan lancar.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk dua pertandingan internasional yang berlangsung dalam satu hari.
Laga pertama mempertemukan Kepulauan Solomon melawan Bulgaria pada sore hari, lalu dilanjutkan pertandingan Indonesia menghadapi Saint Kitts dan Nevis pada malam hari.
"Kekuatan personel terdiri dari 1.134 Polri, 70 TNI, dan 96 Pemda, serta didukung 703 steward di dalam stadion," kata Budi.
Ia menyebut pengamanan tidak hanya difokuskan di dalam stadion, tetapi juga mencakup area sekitar GBK hingga jalur keluar masuk penonton. Petugas juga disebar ke lokasi penginapan tim dan official untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan tetap aman.
"Aparat juga disiagakan di lokasi penginapan pemain dan official guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar," ujar Budi.
Polisi juga sudah mengantisipasi berbagai potensi gangguan seperti penumpukan penonton, penggunaan tiket ilegal, hingga kemungkinan ulah oknum suporter.
“Kami mengimbau kepada masyarakat dan suporter untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan nyaman,” tutur Budi.
Untuk urusan lalu lintas, rekayasa jalan akan diterapkan secara fleksibel mengikuti kondisi di lapangan, terutama saat arus penonton datang dan pulang.
"Masyarakat yang tidak berkepentingan juga diimbau menghindari kawasan GBK guna mengurangi kepadatan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif," ungkap Budi.
Turnamen ini diikuti empat negara dari berbagai konfederasi, termasuk Indonesia yang akan menghadapi tim dari kawasan Karibia, Saint Kitts dan Nevis.
Sumber: ANTARA