Iran Ajukan Syarat Tandingan untuk Hentikan Konflik dengan AS

waktu baca 2 menit

Moskow (KABARIN) - Pemerintah Iran mulai merespons rencana perdamaian yang diajukan Amerika Serikat dengan mengajukan sejumlah syarat tandingan. Langkah ini jadi bagian dari upaya menghentikan konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali menyampaikan bahwa gencatan senjata tidak bisa dilakukan begitu saja tanpa adanya kesepakatan yang jelas dari kedua pihak.

"Gencatan senjata yang langgeng memerlukan terpenuhinya tuntutan politis dan hukum sebagai berikut, berakhirnya agresi dan teror, kemudian adanya jaminan objektif bahwa perang tidak akan terulang kembali," kata Jalali.

Selain penghentian serangan, Iran juga meminta adanya jaminan kuat agar konflik serupa tidak terjadi lagi di masa depan. Tak hanya itu, Teheran menuntut kompensasi penuh atas kerugian yang ditimbulkan selama perang berlangsung.

Iran juga menekankan pentingnya pengakuan terhadap kewenangan mereka di Selat Hormuz demi menjaga keamanan jalur pelayaran internasional.

Dalam pernyataannya, Jalali menegaskan bahwa perdamaian hanya bisa tercapai jika semua syarat tersebut dipenuhi. Ia juga memastikan Iran akan tetap mempertahankan diri selama ancaman masih ada.

Di sisi lain, laporan media menyebut Iran juga ingin agar serangan terhadap sekutu sekutunya di kawasan ikut dihentikan sebagai bagian dari kesepakatan.

Situasi ini berawal dari serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada akhir Februari, yang kemudian dibalas oleh Teheran dengan serangan ke sejumlah target di wilayah lawan serta fasilitas militer di kawasan Timur Tengah.

Sumber: Sputnik_OANA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka