Jerusalem dan Kuse Kembali Bertemu di Duel Ulangan Perebutan Sabuk WBC

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - World Boxing Council atau WBC memastikan akan ada laga ulang untuk gelar juara dunia kelas jerami atau 47,6 kilogram yang mempertemukan Melvin Jerusalem dan Siyakholwa Kuse.

Pertarungan ini dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei di Kempton Park, Afrika Selatan.

Dalam keterangan resminya, WBC menyebut duel ini bakal berjalan lebih panas dibanding pertemuan pertama karena kedua petinju sudah saling mengenal gaya bertarung masing masing.

“Pertandingan ulang ini menjanjikan intensitas dan penyesuaian taktik, di mana pengalaman dan usia muda akan berbenturan dan beriringan sekali lagi, kali ini dengan selisih yang jauh lebih tipis di antara mereka,” demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Laga ini merupakan kelanjutan dari pertemuan mereka pada Oktober 2025 di Filipina. Saat itu Jerusalem sukses mempertahankan gelar lewat kemenangan angka mutlak dalam duel yang berlangsung ketat dan penuh tekanan.

Dalam pertarungan tersebut, pengalaman Jerusalem menjadi faktor pembeda terutama pada ronde ronde akhir ketika ia lebih efektif dalam mendaratkan pukulan bersih yang dinilai juri.

Meski kalah, Kuse tetap mendapat sorotan karena tampil agresif dan mampu memberikan perlawanan sengit meski jam terbangnya di level profesional masih tergolong terbatas.

Jerusalem yang kini berusia 32 tahun sudah mengukuhkan dirinya sebagai juara dunia dengan catatan 25 kemenangan termasuk 12 knockout dan tiga kekalahan.

Ia dikenal sebagai petinju yang mengandalkan disiplin serta daya tahan tinggi setelah melewati berbagai tantangan dalam kariernya.

Petinju asal Filipina itu berangkat ke Afrika Selatan dengan target mempertahankan sabuk juara sekaligus membuka peluang menuju pertarungan unifikasi gelar di masa depan.

Di sisi lain, Kuse yang lebih muda melihat duel ulang ini sebagai kesempatan besar untuk membalas kekalahan sebelumnya. Bermain di hadapan publik sendiri menjadi tambahan motivasi untuk tampil lebih agresif dan efektif.

Dengan catatan sembilan kemenangan termasuk empat knockout tiga kekalahan dan satu hasil imbang, Kuse berharap bisa mengubah peta persaingan kelas jerami jika berhasil menumbangkan sang juara.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka