Kota Padang (KABARIN) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat (Sumbar) mencatat kenaikan jumlah penumpang di provinsi setempat hingga 11 persen selama libur Lebaran 1447 Hijriah.
"Sejak 11 Maret hingga 1 April 2026 tercatat sebanyak 153.206 pelanggan telah memanfaatkan layanan kereta api lokal di wilayah Divre II Sumbar," kata Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab di Padang, Kamis.
Jumlah tersebut meningkat 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 dimana jumlah penumpang angkutan Lebaran berada pada angka 137.936 orang.
Peningkatan ini mencerminkan tingginya animo masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api. Pergerakan penumpang tertinggi, baik kedatangan maupun keberangkatan masih didominasi Stasiun Padang. Rinciannya kedatangan sebanyak 40.616 penumpang dan keberangkatan 40.299 penumpang.
Secara nasional, Stasiun Padang juga tercatat sebagai stasiun tujuan favorit kedua untuk layanan kereta api lokal dengan jumlah 40.616 penumpang. Sementara, untuk keberangkatan, Stasiun Padang juga menempati posisi kedua dengan total 40.299 penumpang.
"Lonjakan volume penumpang tertinggi terjadi pada 24 dan 25 Maret 2026 dengan jumlah penumpang berangkat berkisar antara 10.000 hingga 10.300 orang per hari," sebut dia.
Sebagian besar pelanggan memanfaatkan layanan kereta api untuk keperluan liburan dan wisata, terutama menuju kawasan pantai di Kota Pariaman dengan KA Pariaman Ekspres. Total penjualan tiket KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras selama masa Angkutan Lebaran 2026 mencapai 107.783 tiket.
Selain mendukung sektor pariwisata, KA Pariaman Ekspres juga menjadi sarana transportasi bagi masyarakat yang beraktivitas bekerja maupun berdagang di wilayah yang dilintasi.
Terakhir, dalam rangka meningkatkan kemudahan akses layanan, KAI menyediakan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Tiket dapat dibeli mulai H-7 sebelum keberangkatan dengan ketentuan maksimal 10 tiket dalam satu kode booking.
Sumber: ANTARA