Thailand Gak Jadi Terapin Bebas Visa 60 Hari Buat 93 Negara

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Buat kamu yang berencana stay lama di Thailand tanpa ribet urus visa, ada kabar baru yang mungkin bikin itinerary harus diatur ulang. Pemerintah Thailand resmi membatalkan kebijakan bebas visa 60 hari untuk lebih dari 90 negara dan memilih kembali ke aturan lama, yaitu maksimal tinggal sekitar 30 hari tanpa visa.

Keputusan itu diumumkan Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand Surasak Phancharoenworakul pada Selasa. Menurut dia, kabinet Thailand sudah sepakat menghapus aturan bebas visa 60 hari yang sebelumnya berlaku untuk 93 negara sejak 2024.

"Kabinet menteri telah memutuskan untuk membatalkan rezim bebas visa 60 hari untuk lebih dari 90 negara dan kembali ke kriteria sebelumnya," kata Surasak seperti dikutip media Thailand, Khaosod.

Artinya, mayoritas turis asing nantinya cuma bisa tinggal sekitar 30 hari di Thailand tanpa visa, seperti aturan lama sebelum kebijakan long stay diberlakukan.

Pemerintah Thailand bilang aturan baru ini masih bakal dikaji lagi lewat komite kebijakan visa negara tersebut. Mereka juga bakal mengevaluasi tiap negara secara terpisah, bukan pukul rata.

Alasannya? Thailand mulai khawatir dengan meningkatnya penyalahgunaan fasilitas bebas visa. Dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah setempat menyoroti makin banyak kasus kriminal yang melibatkan warga negara asing, plus orang-orang yang diduga memanfaatkan jalur wisata untuk tujuan lain.

Jadi, kebijakan bebas visa yang awalnya dibuat untuk mendongkrak pariwisata setelah pandemi sekarang malah dianggap punya efek samping yang mulai bikin pemerintah waswas.

Thailand memang sempat jadi salah satu negara paling “ramah turis” di Asia Tenggara. Dengan aturan bebas visa 60 hari, banyak digital nomad, backpacker, sampai pekerja remote memilih tinggal lebih lama di Bangkok, Chiang Mai, Phuket, atau Pattaya tanpa perlu repot urus dokumen tambahan.

Bahkan buat sebagian orang, Thailand sudah seperti basecamp murah dengan internet cepat, makanan enak, dan biaya hidup relatif terjangkau.

Tapi sekarang situasinya berubah. Pemerintah Thailand tampaknya mulai memilih pendekatan yang lebih ketat demi alasan keamanan dan kontrol imigrasi.

Meski begitu, belum ada penjelasan detail kapan aturan baru ini mulai berlaku penuh. Pemerintah Thailand juga belum merilis daftar final negara mana saja yang nantinya tetap mendapat perlonggaran khusus dan mana yang bakal kembali ke aturan standar 30 hari.

Buat turis Indonesia dan negara lain yang sering liburan ke Thailand, aturan ini jelas jadi sesuatu yang perlu dipantau sebelum booking tiket atau bikin rencana tinggal lama di Negeri Gajah Putih.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka