Istanbul (KABARIN) - Pengiriman melalui Selat Hormuz dilaporkan terhenti total setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang mulai berlaku Senin pukul 14.00 GMT (21.00 WIB).
Menurut laporan intelijen maritim yang berbasis di London, lalu lintas kapal yang sebelumnya masih berjalan terbatas mendadak berhenti karena banyak kapal memilih berbalik arah saat melintasi Selat Hormuz.
Laporan Lloyd’s List menyebut situasi ini terjadi seiring meningkatnya operasi militer Amerika Serikat, termasuk pembersihan ranjau di jalur perairan tersebut.
Washington juga menuduh Iran tidak memenuhi komitmennya untuk membuka kembali jalur pelayaran internasional yang vital tersebut.
Kebijakan blokade ini diumumkan setelah pertemuan langsung antara AS dan Iran yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu 11 April. Pertemuan tersebut merupakan upaya untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari, namun tidak menghasilkan kesepakatan.
Dialog itu sendiri dilakukan di tengah masa gencatan senjata selama dua pekan yang dimediasi Pakistan sejak 7 April.
Sumber: ANAD