Jakarta (KABARIN) - Petenis Polandia Iga Swiatek memulai musim lapangan tanah liat dengan meyakinkan setelah menang 6-2, 6-3 atas wakil tuan rumah Laura Siegemund pada laga pertamanya di Stuttgart Open, Stuttgart, Jerman, Kamis WIB.
Swiatek datang ke turnamen ini dengan catatan impresif 103-15 di lapangan tanah liat serta koleksi 10 gelar, sekaligus membawa pelatih baru Francisco Roig yang sebelumnya bekerja dengan legenda tenis Rafael Nadal.
“Meskipun saya pemain berpengalaman, ini masih hal baru bagi saya,” kata Swiatek dikutip dari WTA.
Ia mengaku pergantian pelatih bukan hal yang sering terjadi dalam kariernya, namun ia terbuka terhadap pendekatan baru yang dibawa timnya.
“Jadi saya pikir Anda perlu berpikiran terbuka dan mencoba menyerap pendekatan baru ini. Dan saya merasa dengan Francisco, kami memiliki pandangan yang sama dalam hal bagaimana saya harus bermain,” ujarnya.
Swiatek menegaskan bahwa tantangan terbesarnya saat ini adalah menerjemahkan berbagai masukan tersebut ke dalam permainan di lapangan.
“Jadi ini, saya pikir, akan membutuhkan sedikit lebih banyak waktu, tetapi idenya ada, sikap dan kerja kerasnya ada, jadi saya senang untuk memulai proses ini,” katanya.
Dengan kemenangan ini, juara Stuttgart dua kali tersebut melaju ke perempat final turnamen dan berpeluang menghadapi pemenang laga Mirra Andreeva melawan Alycia Parks.
Swiatek juga berupaya mengakhiri tren empat kekalahan di babak perempat final sejak turnamen Wuhan musim lalu.
Ia mengaku senang bisa kembali bermain di lapangan tanah liat yang selama ini menjadi salah satu permukaan terbaiknya.
“Saya sangat senang bisa kembali bermain di lapangan tanah liat, terutama di sini,” ujarnya.
Swiatek turut memuji permainan Siegemund yang banyak menggunakan variasi pukulan seperti drop shot dan slice untuk mengubah tempo pertandingan.
“Justru sebaliknya, dengan banyak pukulan drop shot dan slice yang perlu Anda sesuaikan. Jadi saya senang bisa bermain bagus dan tetap fokus pada tugas saya,” kata unggulan ketiga tersebut.
Pertandingan berlangsung cukup ketat di beberapa momen, meski Swiatek sempat mendominasi awal laga sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kontrol permainan yang lebih stabil hingga akhir set kedua.
Sumber: ANTARA