Nova Tegaskan Sanksi bagi Pemain Timnas yang Terlibat Keributan di EPA U-20

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto menegaskan akan ada sanksi bagi pemain yang terbukti terlibat dalam keributan seusai pertandingan Elite Pro Academy U-20.

"Seandainya benar ada pemain timnas usia muda yang terlibat (dalam keributan) pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan karena sudah seharusnya pemain timnas usia muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya," kata Nova Arianto melalui media sosialnya yang dikutip di Jakarta, Senin.

Pernyataan itu disampaikan menyusul insiden setelah laga antara Dewa United U-20 melawan Bhayangkara FC U-20 di Stadion Citarum, Minggu (19/4).

Pada pertandingan tersebut, Dewa United U-20 menang 2-1. Namun, situasi memanas setelah peluit panjang dibunyikan, ketika para pemain dari kedua tim terlibat aksi dorong-dorongan yang kemudian berkembang menjadi keributan.

Sejumlah pemain bahkan menunjukkan tindakan agresif, termasuk tendangan berbahaya. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemain Bhayangkara FC U-20 sekaligus eks Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga, yang terlihat menendang pemain lawan dalam insiden tersebut.

Nova menyayangkan kejadian itu, terlebih karena melibatkan pemain muda yang masih dalam tahap pembinaan karakter dan mental bertanding.

"Pastinya apa pun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk dicontoh pemain lainnya," katanya.

Ia menambahkan masih menelusuri kronologi serta penyebab keributan tersebut. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengidentifikasi pemain yang terlibat langsung.

Nova menegaskan, jika ditemukan ada pemain tim nasional yang terlibat, maka sanksi akan diberikan sebagai bentuk pembinaan sekaligus efek jera agar kejadian serupa tidak terulang.

Ia juga mengajak seluruh pemain untuk menjaga sikap serta menjunjung tinggi sportivitas dalam kondisi apa pun di lapangan.

"Semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali," katanya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka