Jakarta (KABARIN) - Huawei secara resmi meluncurkan Pura X Max sebagai ponsel lipat berlayar lebar pertama di dunia, sekaligus memperkuat posisinya di segmen perangkat foldable yang semakin kompetitif.
Kehadiran perangkat ini disebut membuat Huawei lebih dulu melangkah dibandingkan para pesaingnya seperti Samsung dan Apple yang dikabarkan juga tengah mengembangkan konsep ponsel lipat serupa.
Mengutip Huawei Central, Senin, Pura X Max merupakan pengembangan dari seri sebelumnya, Pura X, yang mengusung konsep layar lipat, namun dengan gaya clamshell. Pada generasi terbaru ini, Huawei mengubah desain menjadi model lipat buku dengan layar yang lebih besar.
Dalam kondisi terlipat, perangkat ini berukuran menyerupai paspor, sementara saat dibuka tampil seperti tablet mini. Ponsel ini hadir dalam lima pilihan warna, yakni hitam, putih, biru, emas, dan oranye.
Dari sisi layar, Pura X Max dibekali layar depan 5,4 inci dengan tingkat kecerahan puncak hingga 3500 nits. Sementara layar utama berukuran 7,7 inci dengan kecerahan mencapai 3000 nits. Perangkat ini juga mendukung refresh rate adaptif 1–120 Hz untuk pengalaman visual yang lebih mulus.
Pada sektor kamera, perangkat ini membawa konfigurasi tiga kamera, terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera telefoto periskop 50 MP, serta kamera ultrawide 12 MP. Seluruhnya didukung teknologi pencitraan Huawei true-to-color generasi kedua.
Untuk daya tahan, Pura X Max dibekali baterai 5300 mAh dengan dukungan pengisian cepat 66W melalui kabel serta 40W nirkabel. Perangkat ini juga mendukung stylus M-Pen 3 Mini yang memungkinkan pengguna menulis hingga mengontrol navigasi dengan gestur.
Dari sisi performa, ponsel ini ditenagai chipset Kirin 9030 Pro yang diklaim membawa peningkatan CPU 25 persen, GPU 40 persen, dan NPU 70 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Sistem operasi yang digunakan adalah HarmonyOS 6.0.
Huawei menawarkan dua varian penyimpanan, yakni RAM 12 GB/ROM 256 GB seharga 10.999 yuan (sekitar Rp27,6 juta) dan RAM 12 GB/ROM 512 GB seharga 11.999 yuan (sekitar Rp30,1 juta).
Sumber: Huawei Central