Berdasarkan laporan BPBD setempat, api telah berhasil dipadamkan dan kondisi di lapangan saat ini dinyatakan kondusiF.
Jakarta (KABARIN) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda padang savana kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil dipadamkan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Kamis, mengatakan aksi sigap tim gabungan di lapangan membuat amukan si jago merah dapat dikendalikan dan tidak meluas ke area hutan konservasi lainnya.
Operasi pemadaman tersebut melibatkan personel gabungan dari unsur BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pihak Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), serta relawan dan masyarakat setempat.
"Berdasarkan laporan BPBD setempat, api telah berhasil dipadamkan dan kondisi di lapangan saat ini dinyatakan kondusif," kata dia.
Dia menjelaskan kebakaran yang melanda wilayah dataran tinggi di Kabupaten Lombok Timur tersebut dilaporkan telah menghanguskan lahan seluas 98,28 hektare.
BNPB belum melaporkan secara rinci penyebab kebakaran itu terjadi dan bagaimana penanganannya. Namun, Abdul menyebutkan bahwa sebagaimana data yang mereka terima, pusat api utama terkonsentrasi di kawasan wisata Savana Propok, Taman Nasional Gunung Rinjani sejak Rabu (3/6) malam.
Meskipun situasi saat ini dilaporkan telah aman, BNPB tetap mengimbau otoritas pengelola kawasan dan pemerintah daerah untuk memperketat patroli guna mengantisipasi potensi munculnya titik api sekunder akibat embusan angin kencang di musim kemarau.
Baca juga: Kebakaran Meluas di Rinjani, Savana Ikonik Terancam Hangus
Sumber: ANTARA