Pemprov DKI Gandeng Baznas untuk Rekrut 1.000 Driver Mikrotrans

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Kabar baik buat kamu yang lagi cari peluang kerja di sektor transportasi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bareng Baznas Bazis DKI Jakarta resmi membuka pendaftaran program 1.000 pramudi Mikrotrans berdaya tahap kedua.

Program ini jadi salah satu langkah nyata Pemprov DKI buat memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jakarta, khususnya di bidang transportasi publik.

"Program 1.000 pramudi Mikrotrans berdaya tahap 2 ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan ruang pemberdayaan yang lebih luas bagi masyarakat," kata Kepala Bidang Pengumpulan Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta Ahmad Sholih di Jakarta, Rabu.

Lewat program ini, kamu nggak cuma daftar lalu langsung kerja. Ada proses yang cukup lengkap mulai dari pelatihan, pembinaan, sampai seleksi. Jadi, peserta yang lolos nantinya diharapkan benar-benar siap, bukan cuma jago nyetir, tapi juga punya disiplin dan etos kerja yang baik.

Menurut Sholih, pembekalan ini dirancang secara komprehensif supaya para peserta bisa memenuhi standar sebagai bagian dari layanan transportasi publik yang profesional.

"Ini adalah investasi sosial jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jakarta," ucap Sholih.

Menariknya, program ini juga jadi contoh kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pengelola zakat, dan operator transportasi publik. Tujuannya jelas: menciptakan ekosistem kerja yang lebih inklusif dan membuka akses kerja yang lebih luas untuk masyarakat.

Buat kamu yang tertarik, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi. Program ini terbuka untuk pria dan wanita usia 22 sampai 45 tahun, punya KTP DKI Jakarta, minimal lulusan SMA atau sederajat, serta memiliki SIM A aktif (atau lebih tinggi). Selain itu, kamu juga harus punya pengalaman mengemudi mobil manual minimal satu tahun.

Peserta wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi dan pelatihan sampai selesai. Pendaftarannya dilakukan secara online dan gratis, dengan batas waktu sampai 25 April 2026 melalui tautan s.id/pramudibazis2.

Melalui program ini, diharapkan makin banyak warga Jakarta yang bisa upgrade skill sekaligus mendapatkan pekerjaan yang layak dan berkelanjutan. Di sisi lain, kehadiran pramudi yang terlatih juga diharapkan bisa meningkatkan kualitas layanan transportasi publik yang lebih modern, profesional, dan nyaman buat masyarakat.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka