Trump Sebut Bisa Bertemu Pemimpin Iran Jika Kesepakatan Tercapai

waktu baca 2 menit

Istanbul (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan ia terbuka untuk bertemu Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, tetapi hanya jika tercapai kesepakatan antara kedua negara.

Dalam pernyataannya pada Kamis (4/6), Trump menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan tujuan utama, melainkan kemungkinan yang bisa terjadi dalam konteks diplomasi.

“Saya tidak ingin bertemu, tetapi jika saya bertemu, saya akan merasa terhormat untuk bertemu dengannya,” ujar Trump.

Ia menambahkan bahwa setiap pertemuan hanya akan terjadi jika kesepakatan antara Washington dan Teheran berhasil dicapai, terutama terkait isu utama yang menjadi perhatian AS, yakni program nuklir Iran.

Trump juga mengatakan bahwa ia tidak memiliki inisiatif pribadi untuk mengadakan pertemuan tersebut, namun mengakui adanya usulan dari sejumlah pihak.

“Saya tidak mengusulkan, tetapi beberapa orang telah mengusulkan,” katanya.

Selain itu, Trump kembali menegaskan sikap kerasnya terhadap Iran. Ia menyebut bahwa jika terjadi serangan terhadap pasukan AS di kawasan, respons militer bisa menjadi opsi cepat.

“Jika mereka membunuh pasukan AS, saya pikir saya akan melakukannya dengan sangat cepat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa syarat utama dari kesepakatan apa pun adalah Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Pernyataan ini muncul di tengah upaya negosiasi yang masih berlangsung antara AS dan Iran, yang bertujuan meredakan ketegangan pascakonflik dan membuka jalan menuju kesepakatan baru di kawasan.

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka