Moskow (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz dalam situasi saat ini dapat membuat peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran menjadi tidak mungkin.
“Empat hari lalu, orang-orang mendatangi saya dan berkata, ‘Tuan, Iran ingin membuka Selat, segera.’ Tetapi jika kita melakukan itu, tidak akan pernah ada kesepakatan dengan Iran,” kata Trump melalui platform Truth Social, Selasa.
Menurut laporan yang dikutip, pada 13 April Angkatan Laut AS mulai melakukan pembatasan terhadap seluruh lalu lintas kapal yang keluar masuk pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz.
Jalur ini diketahui menjadi salah satu rute strategis dunia yang menyalurkan sekitar 20 persen pasokan minyak, produk petroleum, dan LNG global.
Washington menegaskan bahwa kapal non-Iran masih diperbolehkan melintas di Selat Hormuz selama tidak membayar biaya kepada pemerintah Teheran. Namun hingga kini, Iran belum mengumumkan penerapan aturan tersebut meski wacana itu disebut sedang dibahas.
Dalam pernyataan terpisah, Trump menyebut kebijakan pembatasan AS terhadap pelabuhan Iran sebagai “kesuksesan luar biasa” dan menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka sebelum tercapai “kesepakatan akhir” antara kedua pihak.
Sumber: SPU