RRQ Kazu Fokus Benahi Kesalahan Kecil Jelang FFWS SEA 2026 Spring

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - RRQ Kazu memfokuskan pembenahan kesalahan minor permainan guna menghadapi ketatnya persaingan dalam Free Fire World Series South East Asia (FFWS SEA) 2026 Spring yang mulai bergulir Jumat malam.

Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan (Ady), mengatakan timnya telah mempersiapkan diri sejak awal tahun melalui berbagai percobaan komposisi pemain serta evaluasi strategi untuk meningkatkan konsistensi permainan.

"Kesalahan yang selalu terulang itu minor mistake seperti gameplay yang sudah kami terapkan sebenarnya membuat tim cukup konsisten, tetapi kesalahan kecil saat finishing dan closing sering menjadi momen krusial yang memengaruhi hasil pertandingan," kata dia seusai konferensi pers Kick-Off FFWS SEA 2026 Spring di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan, persiapan tidak hanya dilakukan secara teknis, tetapi juga mencakup menjaga kondisi fisik serta kenyamanan pemain agar dapat tampil optimal selama turnamen.

RRQ Kazu juga memanfaatkan ajang sebelumnya, seperti Free Fire Nusantara Series, untuk mengasah kesiapan sebelum tampil di level Asia Tenggara.

Dalam proses itu, tim pelatih memastikan setiap pemain berada dalam kondisi terbaik sekaligus menjaga kebugaran selama masa persiapan.

Adi menilai tantangan utama yang masih dihadapi adalah kesalahan kecil yang muncul pada momen krusial, terutama di fase akhir pertandingan.

"Untuk kesiapan tim kita sudah coba dari awal tahun dengan trial pemain, fokus mematangkan kondisi pemain, terutama untuk mempersiapkan peran dan performa yang lebih matang menghadapi FFWS SEA ini," ujarnya.

Ia menambahkan, pembenahan aspek mikro permainan menjadi fokus utama menjelang turnamen. Para pemain diminta lebih disiplin dan peka terhadap detail pergerakan yang dapat menentukan hasil pertandingan.

Selain mempersiapkan diri, RRQ Kazu juga mempelajari kekuatan lawan dari negara lain. Namun, keterbatasan informasi membuat tim harus cepat beradaptasi dengan pola permainan lawan di lapangan.

Adi juga menilai format FFWS SEA 2026 Spring yang lebih singkat pada fase liga dan sistem unlimited games di grand final cukup membantu pemain menjaga stamina sepanjang turnamen.

FFWS SEA 2026 Spring yang digelar Garena akan mempertemukan lima wakil Indonesia dengan 13 tim dari Asia Tenggara, termasuk Thailand dan Vietnam. Lima tim Indonesia yang bertanding adalah ONIC, EVOS Divine, RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan Shadow Esports.

Ajang ini tidak hanya memperebutkan gelar juara regional, tetapi juga menjadi jalur menuju Esports World Cup (EWC) 2026.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka