Jacob Bank Jadi Penantang Wajib Juara Dunia WBC

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Petinju muda asal Denmark, Jacob Bank, resmi naik level jadi penantang wajib gelar juara dunia kelas super menengah (76,2 kg) versi World Boxing Council (WBC). Status ini didapat setelah ia menumbangkan Paulinus Ndjolonimu lewat kemenangan KO dalam pertarungan eliminasi di Kolding, Denmark.

Dikutip dari WBC, Selasa, laga yang berlangsung Sabtu (25/4) waktu setempat itu diawasi langsung oleh Wakil Presiden WBC Houcine Houichi. Bank tampil dominan sejak ronde awal, tanpa memberi ruang sedikit pun bagi Ndjolonimu untuk mengembangkan permainan di hadapan publik tuan rumah.

Usai pertarungan, Bank langsung menyatakan siap menghadapi tantangan berikutnya dalam perebutan gelar juara dunia. Kemenangan ini sekaligus jadi pernyataan tegas bahwa dirinya bukan lagi sekadar prospek muda, tapi sudah jadi ancaman serius di divisi super menengah.

Persaingan di kelas 168 pon pun makin panas. WBC sebelumnya telah mengangkat Christian Mbilli sebagai juara dunia setelah menyandang status juara interim. Di sisi lain, nama Saul "Canelo" Alvarez juga masih jadi sorotan utama di divisi ini, membuka peluang duel besar ke depan.

Dalam laga melawan Ndjolonimu, Bank menunjukkan kombinasi agresivitas dan disiplin strategi. Petinju 25 tahun itu terus menekan sejak awal dengan pukulan-pukulan tajam dan tempo yang ia kendalikan sendiri. Ndjolonimu yang lebih berpengalaman terlihat kesulitan menemukan ritme sepanjang pertarungan.

Beberapa pukulan keras ke tubuh lawan berhasil dilancarkan Bank, membuat petinju asal Namibia itu makin tertekan. Serangan yang konsisten dan terukur perlahan meruntuhkan pertahanan Ndjolonimu hingga akhirnya mencapai puncak di ronde kelima.

Pada momen tersebut, Bank melepaskan serangan keras yang menjatuhkan Ndjolonimu di sudut ring. Petinju berusia 38 tahun itu tidak mampu bangkit sebelum hitungan wasit Ali Qubaali selesai, sehingga pertandingan dihentikan dan kemenangan KO diberikan kepada Bank.

Hasil ini membuat rekor Bank tetap sempurna dengan 19 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 11 kemenangan lewat KO. Catatan tersebut semakin menguatkan reputasinya sebagai salah satu petinju muda paling menjanjikan dengan kekuatan pukulan yang terus berkembang.

Sebaliknya, kekalahan ini jadi pukulan bagi Ndjolonimu yang harus kehilangan peluang menembus jajaran elite tinju dunia. Rekornya kini tercatat 20 kemenangan, dengan 18 di antaranya melalui KO, serta dua kekalahan.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka