Jakarta (KABARIN) - Inter Milan resmi menjuarai Liga Italia musim 2025/2026 setelah memastikan gelar pada pekan ke-35 usai mengalahkan Parma 2-0 di Stadio Giuseppe Meazza, Milan, Senin (4/5) dini hari WIB.
Tambahan tiga poin membuat Inter mengoleksi 82 poin dan tidak lagi terkejar oleh Napoli di posisi kedua yang baru mengumpulkan 70 poin, meski masih menyisakan tiga pertandingan.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyampaikan apresiasi kepada para pelatih yang lebih dulu menangani tim tersebut. Menurutnya, fondasi yang dibangun para pendahulu sangat berperan dalam kesuksesan musim ini.
"Pendahulu saya sudah melakukan pekerjaan yang baik sekali," ujar Chivu, dikutip dari laman Inter Milan, Senin.
Ia menilai para pelatih sebelumnya telah membentuk karakter dan kemampuan pemain sehingga memudahkan dirinya dalam beradaptasi di setiap pertandingan.
"Mereka membuat pemain memiliki pengetahuan terhadap pertandingan. Sebagai pelatih, saya jadi lebih mudah beradaptasi pada setiap laga," tuturnya.
Chivu juga menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para pemain yang mampu bangkit di tengah musim yang naik turun.
"Kami merasakan kekalahan, tetapi kami dapat bereaksi dan bangkit. Kami fokus dengan target. Saya sangat senang untuk para pemain. Mereka memang harus menikmati momen ini," katanya.
Sementara itu, Presiden Inter Milan Giuseppe Marotta menyebut gelar tersebut sebagai pencapaian besar yang telah lama diimpikan. Ia juga mengingat kontribusi para tokoh penting dalam sejarah klub seperti Massimo Moratti, Giacinto Facchetti, Ivanoe Fraizzoli, hingga Steven Zhang.
Marotta turut menegaskan bahwa keputusan menunjuk Cristian Chivu sebagai pelatih pada musim 2025/2026 adalah langkah tepat.
"Kami melihat Chivu mempunyai nilai fundamental sebagai pelatih yaitu keberanian," ujarnya.
Gelar ini menjadi Scudetto ke-21 sepanjang sejarah Inter Milan. Sementara itu, Juventus masih menjadi pemegang rekor terbanyak dengan 36 gelar juara Liga Italia.
Sumber: ANTARA