Jakarta (KABARIN) - Detroit Pistons akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 18 tahun untuk menang seri playoff NBA setelah menumbangkan Orlando Magic dengan skor 116-94 di gim ketujuh, Senin WIB.
Kemenangan ini tak lepas dari performa luar biasa Cade Cunningham yang mencetak 32 poin dan 12 assist. Ia juga tampil konsisten sepanjang seri dengan rata rata 32,4 poin per gim. Dukungan kuat datang dari Tobias Harris yang menyumbang 30 poin.
“Kami didorong hingga batas kami. Itu membuat kami benar-benar merefleksikan cara kami bermain. Dan mengembalikan kami ke permainan basket yang kami tahu mampu kami tampilkan,” kata Cunningham.
Hasil ini terasa spesial karena Pistons berhasil bangkit dari ketertinggalan 1-3 menjadi 4-3, menjadikan mereka salah satu tim dalam sejarah NBA yang sukses melakukan comeback dramatis di playoff.
Sebelumnya, Detroit bahkan sempat tertinggal hingga 24 poin di gim keenam sebelum membalikkan keadaan dan memaksa laga penentuan. Momentum itu berlanjut hingga gim ketujuh yang dimainkan di kandang sendiri.
Di sisi lain, Paolo Banchero tampil sebagai pencetak poin terbanyak bagi Magic dengan 38 angka. Namun, minimnya kontribusi pemain lain membuat tim kesulitan mengejar ketertinggalan. Desmond Bane jadi satu satunya pemain lain yang cepat menembus dua digit poin.
Pistons juga mendapat tambahan energi dari Jalen Duren yang mencatat double double dengan 15 poin dan 15 rebound.
Detroit mulai menguasai laga sejak kuarter kedua saat Harris tampil panas dengan 17 poin dan membawa tim unggul 60-49 saat turun minum.
Dominasi berlanjut di kuarter ketiga lewat laju poin cepat yang membuat jarak makin lebar. Salah satu momen penting datang dari tembakan tiga angka di akhir kuarter yang memastikan Pistons tetap nyaman memimpin.
Di kuarter terakhir, Detroit tampil solid dan tidak memberi ruang bagi Magic untuk bangkit, sekaligus mengunci tiket ke semifinal Wilayah Timur dengan kemenangan meyakinkan.
Sumber: ANTARA