Kiper Parma Optimistis Antar Jepang Berprestasi di Piala Dunia Pasca Cedera Serius

waktu baca 2 menit

Bagian tersulit adalah beraksi lagi di lapangan setelah cedera

Jakarta (KABARIN) - Kiper klub Liga Italia Parma Calcio 1913, Zion Suzuki, menyatakan siap membawa tim nasional Jepang bersinar di Piala Dunia 2026 setelah sempat mengalami cedera serius pada akhir 2025.

“Bermain untuk Jepang selalu menjadi motivasi terbesar saya,” ujar Suzuki, dikutip dari laman FIFA, Rabu.

Kiper berusia 23 tahun itu mengalami patah tangan kiri saat membela Parma dalam laga melawan AC Milan pada November 2025. Cedera tersebut sempat membuat peluangnya tampil di Piala Dunia 2026 diragukan.

Namun setelah menjalani pemulihan selama beberapa bulan, Suzuki kembali merumput pada Maret 2026. Meski sempat kesulitan menemukan performa terbaik termasuk saat Parma kalah 1-4 dari Torino FC—ia perlahan kembali menunjukkan peningkatan.

Suzuki bahkan ikut berkontribusi dalam dua kemenangan tim nasional Jepang pada laga uji coba, masing-masing 1-0 atas Skotlandia dan Timnas Inggris.

“Bagian tersulit adalah beraksi lagi di lapangan setelah cedera. Perlu waktu untuk menemukan kembali permainan saya,” tutur Suzuki.

Di level klub, performa Suzuki membantu Parma memastikan diri bertahan di kompetisi Serie A Italia untuk musim berikutnya.

Kini, fokusnya tertuju pada Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni–19 Juli 2026. Jepang tergabung di Grup F bersama Belanda, Tunisia, dan Swedia.

Suzuki menegaskan perannya bukan hanya soal penyelamatan, tetapi juga menjaga kestabilan tim.

“Bagi seorang kiper, penyelamatan-penyelamatan itu penting, tetapi yang utama adalah memberikan stabilitas bagi tim. Melakukan hal-hal sederhana dengan baik dan konsisten,” ujarnya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka