Dietisien Ungkap Pentingnya Sarapan Biar Tubuh Gak Mudah Lemas

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Ketua Umum Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI) Fitri Hudayani menekankan pentingnya sarapan untuk menghadirkan stamina, kekuatan fisik untuk melakukan aktivitas harian.

"Sarapan menjadi sangat penting karena asupan energi pagi sebagai modal dalam tubuh melakukan aktivitas," katanya saat dihubungi ANTARA dari Jakarta pada Rabu.

Kalau kekurangan energi, maka organ-organ tubuh tidak akan bisa bekerja secara optimal.

Fitri mengatakan bahwa mengonsumsi sarapan bergizi penting untuk memastikan tubuh mendapat pasokan energi mencukupi sebelum mulai beraktivitas.

Ia merekomendasikan sarapan bergizi yang mudah disiapkan seperti campuran oatmeal dengan aneka buah dan susu serta nasi goreng dengan telur dan irisan tomat atau timun beserta smoothie pisang campur susu.

"Atau cobalah makanan lain yang lebih cepat penyajiannya tetapi cukup mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan lemak," katanya.

Ia menyarankan orang yang sedang kelelahan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna dalam jumlah kecil pada pagi hari dan kemudian meningkatkan frekuensi makan.

Makanan yang bisa dijadikan sebagai pilihan antara lain smoothie pisang, yoghurt buah, roti isi telur, dan arem-arem dengan berbagai isian.

"Jika mengikuti rasa lelah, nantinya justru kekurangan energi, maka tubuh akan semakin terasa lelah dan lemas," katanya.

Fitri mengatakan bahwa orang yang sedang kelelahan sebaiknya tidak banyak minum kopi.

"Kopi tidak menghasilkan energi sehingga tidak membantu jika kelelahannya karena kurang asupan energi," katanya.

Ia mengingatkan bahwa kafein kopi pada orang tertentu bisa memicu gangguan tidur, kecemasan, jantung berdebar, dan masalah lambung.

Fitri juga menekankan bahwa kopi tidak dapat menggantikan fungsi istirahat yang cukup. Jadi, kalau lelah sebaiknya mengupayakan tubuh bisa beristirahat dengan baik.

Menurut dia, mengonsumsi makanan yang mengandung asam amino triptofan seperti susu, oatmeal, biji-bijian, dan kacang-kacangan bisa membantu tubuh tidur lebih nyenyak.

Ia menyampaikan bahwa triptofan di dalam tubuh akan diubah menjadi serotonin dan melatonin, yang dapat menimbulkan rasa nyaman dan relaks.

Fitri mengatakan, makanan yang mengandung asam amino triptofan sebaiknya dikonsumsi dua sampai tiga jam sebelum tidur.

"Tetapi, makanan tersebut tidak memiliki efek yang instan dan bukan satu-satunya dalam meningkatkan kualitas tidur, perlu adanya pembiasaan pola tidur yang baik," katanya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka