Oto

Xiaomi YU7 GT Pecahkan Rekor SUV di Nurburgring, Tembus 7 Menit 34 Detik

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Xiaomi Auto mengumumkan bahwa Xiaomi YU7 GT berhasil mencetak rekor putaran baru untuk kategori SUV di sirkuit Nurburgring Nordschleife dengan catatan waktu 7 menit 34,931 detik.

Laman Carnewschina, Rabu (19/5) waktu setempat melaporkan, catatan waktu 7:34.931 tersebut melampaui rekor SUV produksi sebelumnya yang dipegang Audi RS Q8 Performance dengan waktu 7:36.698 pada tahun 2024. Sebelumnya, Porsche Cayenne Turbo GT Coupe mencatatkan waktu 7:38.925 pada tahun 2021.

Xiaomi juga menyebut bahwa pembalap uji utamanya, Ren Zhoucan, menjadi pembalap asal China pertama yang menerima sertifikasi resmi catatan putaran Nurburgring.

Pengumuman ini disampaikan dua hari sebelum peluncuran resmi Xiaomi YU7 GT yang dijadwalkan pada 21 Mei pukul 19.00 waktu China. Pendiri, chairman, dan CEO Xiaomi, Lei Jun, sebelumnya mengatakan bahwa YU7 GT dikembangkan sebagai SUV performa “GT murni”.

Nurburgring Nordschleife merupakan salah satu lintasan tolok ukur paling diperhatikan di industri otomotif dan sering digunakan produsen mobil untuk menguji kendaraan performa tinggi produksi massal.

Rekor YU7 GT ini melanjutkan kampanye performa Nurburgring Xiaomi yang dimulai melalui sedan Xiaomi SU7 Ultra.

Pada Juni 2025, SU7 Ultra mencetak rekor kendaraan listrik produksi di Nurburgring dan kemudian membukukan waktu 6:22.091, menjadikannya mobil tercepat ketiga secara keseluruhan di sirkuit tersebut di antara kendaraan berbasis produksi yang diakui secara resmi saat itu.

Xiaomi sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa YU7 GT akan diluncurkan pada 21 Mei. Model ini juga sudah mulai dikirim ke diler-diler di seluruh China menjelang acara peluncuran.

YU7 GT diposisikan sebagai SUV listrik performa tinggi dengan tenaga 990 hp, kecepatan maksimum 300 km/jam dan jarak tempuh CLTC sejauh 705 km berkat baterai 101,7 kWh.

Mobil ini akan menggunakan sistem penggerak baru HyperEngine V8S EVO, mampu mencapai putaran maksimum 28.000 rpm dan menggunakan modul daya Silicon Carbide (SiC) buatan sendiri, yang meningkatkan output sebesar 5,9 persen.

Sistem ini juga memakai laminasi baja silikon ultra-tipis 0,15 mm dengan efisiensi yang diklaim mencapai 98,38 persen.

SUV ini juga dilengkapi Jialong Chassis Master Edition yang disetel di Nurburgring Nordschleife. Sistem tersebut mencakup peredam CDC dual-valve dengan kontrol kompresi dan rebound independen, suspensi udara dual-chamber tertutup dengan pengaturan tinggi dan kekakuan, serta electronic limited-slip differential (eLSD) untuk distribusi torsi lebih cepat antar roda belakang.

YU7 GT merupakan crossover listrik lima penumpang dengan dimensi 5015/2007/1597 mm dan jarak sumbu roda 3.000 mm, membuatnya 42 mm lebih panjang, 21 mm lebih sempit, dan 8 mm lebih tinggi dibanding Ferrari Purosangue.

Mobil ini menggunakan sistem AWD dual-motor dengan tenaga 288 kW (386 hp) di depan dan 450 kW (604 hp) di belakang, menghasilkan total tenaga gabungan 738 kW (990 hp).

Baca juga: Xiaomi Ekspansi Industri Otomotifnya Lewat Merk Baru Usai Sukses di Pasar

Sumber: Car News China

Bagikan

Mungkin Kamu Suka