Jakarta (KABARIN) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta menambah sembilan perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) untuk menghadapi lonjakan penumpang saat libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Penambahan perjalanan ini dilakukan supaya masyarakat punya lebih banyak pilihan jadwal keberangkatan sekaligus memastikan ketersediaan kursi bagi penumpang yang bepergian dari maupun menuju Jakarta selama momen libur panjang.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, masa libur Idul Adha diprediksi bakal meningkatkan mobilitas masyarakat ke berbagai daerah.
“Momentum libur panjang Idul Adha diperkirakan akan mendorong peningkatan mobilitas masyarakat. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menghadirkan perjalanan tambahan pada sejumlah rute favorit agar masyarakat memiliki lebih banyak alternatif perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Franoto di Jakarta, Kamis.
Franoto menjelaskan, perjalanan tambahan itu dioperasikan untuk sejumlah rute favorit seperti Yogyakarta, Solo, Bandung, Cirebon, Purwokerto, Cilacap hingga Surabaya.
Beberapa KA tambahan yang dijalankan di antaranya KA Argo Anjasmoro Tambahan relasi Gambir–Surabaya Pasarturi dengan jadwal keberangkatan pukul 23.35 WIB.
Selain itu ada KA Purwojaya Tambahan relasi Gambir–Cilacap yang berangkat pukul 07.00 WIB dan 13.25 WIB, KA Cheribon Fakultatif relasi Gambir–Cirebon pukul 23.55 WIB, serta KA Parahyangan relasi Gambir–Bandung pukul 13.40 WIB.
KAI juga menambah perjalanan KA Batavia relasi Gambir–Solo Balapan pukul 09.35 WIB, KA Tambahan relasi Gambir–Yogyakarta pukul 05.15 WIB dan 16.25 WIB, hingga KA Tambahan relasi Pasar Senen–Lempuyangan pukul 15.25 WIB.
Selama periode 25 Mei sampai 2 Juni 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan KA reguler setiap hari. Jumlah itu ditambah delapan perjalanan tambahan dari Stasiun Gambir dan satu perjalanan tambahan dari Stasiun Pasar Senen.
Dengan tambahan tersebut, total kapasitas tempat duduk yang disediakan selama masa angkutan libur panjang mencapai 357.320 kursi.
Franoto menyebut hingga saat ini sudah ada 156.753 pelanggan yang memesan tiket keberangkatan dari wilayah Daop 1 Jakarta. Tingkat okupansi sementara tercatat mencapai 43 persen dan masih berpotensi terus meningkat mendekati hari libur.
Berdasarkan data sementara, puncak keberangkatan diperkirakan terjadi pada 26 Mei 2026 dengan jumlah 34.703 penumpang. Sementara pada 27 Mei 2026 diprediksi ada 26.239 penumpang yang berangkat.
Sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 1 Juni 2026 dengan sekitar 33.930 penumpang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta.
KAI juga mencatat beberapa kota favorit pelanggan selama libur panjang Idul Adha, seperti Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Purwokerto, Bandung, dan Jember.
“Kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan aspek keselamatan, ketepatan waktu, kenyamanan, serta kemudahan akses antarkota. KAI terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang andal selama masa libur panjang,” kata Franoto.
Untuk memastikan perjalanan tetap lancar selama periode libur panjang, KAI Daop 1 Jakarta juga menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, meningkatkan pelayanan di stasiun, serta memperkuat aspek keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.
Baca juga: Gen Z Makin Pilih Naik Kereta, KAI Sebut Karena Peduli Lingkungan
Baca juga: KAI Daop 1 Jakarta Siap Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
Sumber: ANTARA