Jakarta (KABARIN) - San Antonio Spurs memaksa Oklahoma City Thunder memainkan gim ketujuh final Wilayah Barat NBA setelah menang telak 118-91 pada gim keenam di San Antonio, Jumat WIB, untuk menyamakan kedudukan seri menjadi 3-3.
“Kami belum menyelesaikan apa pun,” kata Victor Wembanyama dikutip dari AFP. “Ketika Anda berada dalam situasi terdesak, rasanya itu justru peluang terbaik.”
Wembanyama menjadi motor kemenangan Spurs lewat torehan 28 poin, 10 rebound, dan tiga blok dalam laga hidup-mati tersebut. Penampilan dominan pebasket asal Prancis itu membawa San Antonio menjaga asa melaju ke Final NBA menghadapi New York Knicks.
Dylan Harper turut memberi kontribusi penting dari bangku cadangan dengan mencetak 18 poin, membantu Spurs bangkit setelah menelan kekalahan mengecewakan pada gim kelima dua hari sebelumnya.
Spurs langsung tampil agresif sejak kuarter pertama. Wembanyama membuka laga dengan intensitas tinggi setelah Julian Champagnie lebih dulu melesakkan tripoin cepat. Bintang setinggi 224 centimeter itu menambah dua lemparan jarak jauh untuk membawa timnya unggul 9-2.
Sebaliknya, Oklahoma City kesulitan mengembangkan permainan. Shai Gilgeous-Alexander, yang mencetak 32 poin pada gim sebelumnya, terus mendapat tekanan dari pertahanan Spurs sehingga gagal menemukan ritme tembakannya sejak awal laga.
Ketajaman tembakan jarak jauh menjadi pembeda pada kuarter pembuka. Spurs mencatatkan delapan tripoin, menjadi jumlah terbanyak yang mereka hasilkan dalam satu kuarter sepanjang playoff musim ini.
Meski Thunder sempat memangkas ketertinggalan menjadi tujuh poin saat turun minum, Spurs mengambil alih sepenuhnya jalannya pertandingan lewat laju 20-0 pada kuarter ketiga yang membuat keunggulan mereka tak lagi terkejar.
Oklahoma City mengalami kebuntuan ofensif serius pada periode tersebut setelah gagal memasukkan 13 percobaan field goal secara beruntun dan tidak mencetak angka selama lebih dari tujuh menit.
“Ini malam hidup atau mati, dan banyak penggemar akan senang,” kata pelatih Spurs Mitch Johnson. Ia menegaskan timnya siap menghadapi atmosfer tandang yang berat pada gim penentuan di markas Thunder.
Pelatih Thunder Mark Daigneault mengakui timnya tampil jauh di bawah standar. “Ketika Anda kalah seperti malam ini, ada banyak hal yang seharusnya bisa kami lakukan, dan itu yang akan kami evaluasi,” ujarnya.
Gim ketujuh akan berlangsung di Oklahoma City pada Sabtu waktu setempat, dengan pemenangnya akan menghadapi New York Knicks di Final NBA setelah tim asal New York itu lebih dulu lolos usai menyapu Cleveland Cavaliers dan Philadelphia 76ers.
FORCED GAME 7 pic.twitter.com/ZDytl8Ffse
— San Antonio Spurs (@spurs) May 29, 2026
Sumber: ANTARA