Pertunjukan Kanye West dalam Festival Pulse of Gaia di Italia Dibatalkan

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pertunjukan rapper Kanye West alias Ye dalam festival Pulse of Gaia di RCF Arena, Kota Reggio Emilia, Italia, pada 18 Juli 2026 dibatalkan oleh pemerintah kota setempat.

Menurut siaran The Guardian pada Sabtu (30/5), Pemerintah Kota Reggio Emilia menghentikan pertunjukan rapper berusia 48 tahun asal Amerika Serikat itu menyusul "kekhawatiran" dari komunitas Yahudi setempat karena pernyataan yang dia sampaikan sebelumnya.

Pemerintah Kota Reggio Emilia juga membatalkan pertunjukan rapper Amerika, Travis Scott, dalam festival Hellwatt di tempat yang sama pada 17 Juli 2026.

Terjemahan pernyataan yang dikeluarkan oleh pemerintah Kota Reggio Emilia menyebutkan, pelarangan pertunjukan kedua rapper dilakukan berdasarkan penilaian yang dilakukan selama pertemuan komite dan penyelidikan lebih lanjut mengenai aspek keselamatan dan keamanan.

"Keputusan ini menyangkut dua acara yang dijadwalkan pada tanggal berurutan di RCF Arena, sebuah tempat dengan kapasitas sekitar 103.000 penonton, dan dibuat untuk memastikan keamanan dan ketertiban umum ...," demikian antara lain pernyataan yang dikeluarkan oleh pemerintah Reggio Emilia.

Menurut pemerintah kota, keputusan itu juga dibuat dengan mempertimbangkan riwayat pembatalan konser Ye sebelumnya di negara lain.

Pertunjukan Kanye West di Marseille, Prancis, pada April 2026 ditunda setelah permohonan visanya ke Inggris ditolak, yang membuat dia batal menjadi penampil utama dalam festival Wireless London.

Masalah itu muncul setelah Ye memicu kecaman karena menyampaikan pernyataan yang dinilai anti-Semit, merilis lagu berjudul "Heil Hitler" pada 2025, serta mengiklankan kaus bergambar swastika.

Ia pada Januari 2026 sudah memasang iklan satu halaman penuh di Wall Street Journal untuk meminta maaf dengan judul "Kepada Mereka yang Telah Saya Sakiti."

Dalam iklan itu dia antara lain menulis: "Saya bukan seorang Nazi atau anti-Semit. Saya mencintai orang-orang Yahudi."

Sementara itu, Travis Scott masih menghadapi kritik publik menyusul tragedi yang terjadi dalam festival Astroworld pada 2021, yang menyebabkan 10 penonton meninggal.

Sumber: The Guardian

Bagikan

Mungkin Kamu Suka