Jakarta (KABARIN) - Pemain Dewa United Banten FC Egy Maulana Vikri menyambut positif ketatnya persaingan di timnas Indonesia yang saat ini berada di bawah kendali pelatih kepala John Herdman.
Menurut Egy, ketatnya persaingan di timnas sangat bagus karena akan berujung pada penampilan terbaik Garuda di lapangan.
"Ya tidak masalah. Semakin ketat ya semakin bagus untuk Indonesia. Karena eh... siapa pun itu, siapa pun pemainnya, mau bagaimana pun pemainnya, mau dari mana pun pemainnya, seketat itu ya sangat bagus," kata Egy saat ditemui awak media termasuk ANTARA di Stadion ASIOP, Jakarta Pusat, Selasa.
Egy sendiri memiliki 29 caps dengan catatan delapan gol dan tiga assist bersama timnas Indonesia sejak debutnya pada Januari 2018 di era pelatih Luis Milla. Sejak itu, ia keluar masuk skuad Garuda di dua era setelahnya, yaitu Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Di era Herdman, Egy belum pernah masuk skuad pilihan pelatih asal Inggris itu, mulai dari FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts dan Nevis dan Bulgaria pada Maret sampai FIFA Match Day bulan ini menghadapi Oman dan Mozambik.
Satu-satunya kesempatan Herdman melihat kualitasnya adalah pada pemusatan latihan di Jakarta pekan lalu untuk persiapan Piala ASEAN 2026, dulu dikenal dengan nama Piala AFF 2026, yang dimulai akhir Juli.
"Karena lebih baik membuat pelatih pusing untuk membuat siapa yang terbaik untuk Indonesia menjadi lebih baik. Dan eh terus-terusan bisa insyaallah semoga menjadi juara dan bisa lolos ke Piala Dunia, di Asia kita lancar semuanya," ucap pemain berusia 25 tahun tersebut.
Baca juga: Ini Kesan Pertama Egy Maulana Vikri Tentang John Herdman
Sumber: ANTARA