Jakarta (KABARIN) - Turnamen Indonesia Open 2026 dimanfaatkan sebagai ajang pembinaan sekaligus regenerasi atlet bulu tangkis nasional. Sejumlah pemain muda diberi kesempatan tampil untuk menambah pengalaman menghadapi para atlet elite dunia.
Corporate Secretary Bank Negara Indonesia Okki Rushartomo mengatakan kesempatan bermain di turnamen besar seperti ini menjadi bagian penting dalam proses perkembangan atlet menuju level tertinggi.
"Kesempatan tampil di turnamen sekelas Indonesia Open merupakan bagian penting dalam perjalanan atlet menuju level tertinggi. Pengalaman menghadapi pemain-pemain elite dunia akan menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter, mental bertanding, serta kualitas permainan atlet muda Indonesia," kata Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Menurut Okki, pengalaman bertanding di level internasional dapat meningkatkan kepercayaan diri pemain muda sekaligus menambah jam terbang dan daya saing mereka.
Ia menjelaskan pembinaan atlet muda ini dilakukan melalui kerja sama antara PBSI dan BNI yang berfokus pada pengembangan talenta muda.
Salah satu pasangan muda yang mendapat kesempatan tampil adalah ganda putra Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan yang saat ini menjalani pembinaan di Pelatnas PBSI.
Mereka sebelumnya mencatat hasil positif dengan meraih gelar di Toyota Thailand International Challenge 2025 serta Odisha Masters 2025 di India. Keduanya juga menembus semifinal di beberapa turnamen seperti Indonesia International Challenge I 2025, Indonesia Masters II 2025, hingga Astana International Challenge 2025 di Kazakhstan.
Okki menilai capaian tersebut menunjukkan potensi besar atlet muda Indonesia untuk bersaing di level dunia jika terus mendapat kesempatan bertanding dan pembinaan berkelanjutan.
"Prestasi yang diraih Devin dan Faathir menunjukkan bahwa Indonesia tidak pernah kekurangan talenta. Yang dibutuhkan adalah kesempatan untuk berkembang, pengalaman bertanding yang memadai, serta dukungan yang konsisten dari seluruh ekosistem olahraga," ujarnya.
BNI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pembinaan bersama PBSI, mulai dari level usia muda hingga penguatan ekosistem kompetisi nasional dan internasional demi mempercepat regenerasi atlet bulu tangkis Indonesia.
Sumber: ANTARA