CFD Jakarta Ternyata Digemari Turis Singapura dan Malaysia

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jakarta tidak hanya diminati oleh warga lokal, melainkan juga warga negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia.

“Banyak saudara-saudara yang berkumpul, bertemu, janjian untuk Car Free Day, dan juga banyak orang dari luar, terutama dari Singapura, dari Malaysia, secara khusus. Sebelum mereka kembali ke negaranya masing-masing, mereka ikut Car Free Day di Jakarta,” ungkap Pramono saat dijumpai di Jakarta Timur, Jumat.

Menurut dia, CFD bukan hanya sekadar upaya menekan angka polusi. Saat ini, CFD dinilai sudah menjadi salah satu destinasi wisata di Jakarta.

Oleh karena itu, Pramono optimistis apabila CFD di Rasuna Said resmi dilakukan mulai pekan ini, maka wilayah tersebut dapat menjadi pilihan baru bagi masyarakat yang ingin berakhir pekan sambil berolahraga.

“Untuk Car Free Day di Rasuna Said atau di Kuningan, saya yakin ini akan menjadi hal, tempat favorit, baru bagi warga Jakarta untuk bisa memilih apakah di Sudirman-Thamrin atau di Rasuna Said, karena lingkaran Rasuna Said itu kurang lebih 7 kilometer. Kalau Sudirman sampai dengan ujung itu kurang lebih 10 kilometer, sehingga ada pilihan-pilihan yang membuat masyarakat bisa memilih,” tutur Pramono.

Lebih lanjut, dia juga menargetkan penataan di kawasan Rasuna Said dapat diselesaikan dan diresmikan saat Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta.

Dia menyebutkan saat ini, penataan di kawasan tersebut sudah mencapai 95 persen. Untuk itu, dia pun berharap CFD di kawasan tersebut nantinya lebih nyaman dari pada saat uji coba beberapa waktu lalu.

“Mudah-mudahan, ini akan membuat masyarakat Jakarta lebih menggemari lari, jogging, dan hidupnya lebih sehat, dan terutama adalah Car Free Day sekarang ini menjadi tempat untuk silaturahmi,” ungkap Pramono.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka