Jakarta (KABARIN) - Pemain Borneo FC Samarinda, Rivaldo Pakpahan, menilai timnya perlu meningkatkan kematangan dalam persiapan dan pertandingan untuk menghadapi juara bertahan Buriram United pada ASEAN Club Championship 2026/2027 atau Shopee Cup.
Menurut Rivaldo, pengalaman kekalahan pada pertemuan sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi agar tim bisa tampil lebih baik di laga mendatang.
“(Pada pertemuan sebelumnya melawan Buriram United) kami belum mendapatkan hasil yang bagus. Itu bisa menjadi batu loncatan kami, acuan kami, untuk lebih matang lagi mempersiapkan diri dalam pertandingan melawan Buriram tentunya,” kata Rivaldo di Jakarta, Jumat.
Borneo FC yang berstatus runner-up Super League 2025/2026 akan mewakili Indonesia bersama Persib Bandung di ajang tersebut. Tim asal Kalimantan Timur itu tergabung di Grup A bersama Buriram United (Thailand), Ratchaburi FC (Thailand), Kuching City FC (Malaysia), Tampines Rovers FC (Singapura), juara Piala Vietnam, serta pemenang play-off Kasuka FC (Brunei) melawan Manila Digger FC (Filipina).
Rivaldo menilai persaingan di grup tersebut akan berlangsung ketat karena seluruh tim memiliki kualitas yang merata dan pengalaman berbeda di level Asia Tenggara. Ia menekankan pentingnya fokus dalam setiap pertandingan.
Pada edisi sebelumnya, Borneo FC kalah telak 0-4 dari Buriram United yang kemudian keluar sebagai juara turnamen.
Meski demikian, Rivaldo melihat hal itu sebagai motivasi untuk memperbaiki performa tim dan mengukur perkembangan Borneo FC di level regional.
Selain ASEAN Club Championship, Borneo FC juga akan menghadapi jadwal padat di kompetisi lain seperti Super League, Piala Indonesia, dan AFC Champions League.
Rivaldo menilai kondisi tersebut justru bisa menjadi kesempatan bagi pemain untuk berkembang, terutama dalam hal mental dan pengalaman bertanding.
“Banyak turnamen membuat saya sebagai pemain muda, mental saya juga semakin terasah dan lebih dewasa lagi,” ujarnya.
Sumber: ANTARA