Jakarat (KABARIN) - Petenis Polandia Maja Chwalinska mencatat sejarah dengan menjadi petenis kualifikasi pertama yang berhasil menembus final Roland Garros di era modern.
Chwalinska juga menjadi petenis perempuan ketiga yang mencapai final Grand Slam Prancis tersebut pada debutnya di babak utama, mengikuti jejak Evonne Goolagong (1971) dan Chris Evert (1973).
“Ini seperti mimpi, jujur saja. Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi. Saya hanya sangat bahagia,” kata Chwalinska kepada WTA.
Ia mengaku perjalanan panjang di turnamen ini menjadi tantangan besar, namun justru memotivasinya untuk tampil maksimal di setiap pertandingan.
Chwalinska datang ke Paris dengan peringkat 113 dunia, namun performanya membuatnya kini berpeluang menembus 20 besar dunia.
Di final, ia akan menghadapi Mirra Andreeva dalam laga perebutan gelar Grand Slam pertamanya. Pertemuan tersebut juga menjadi duel pertama keduanya di level WTA.
“Saya sudah memainkan sembilan pertandingan di sini, jadi tidak ada rahasia,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya sempat menonton permainan Andreeva dan mengaku terkesan dengan performa lawannya tersebut.
“Saya pasti akan memberikan yang terbaik. Ini adalah final Grand Slam,” kata petenis berusia 24 tahun itu.
Pencapaian Chwalinska ini disebut sebagai kisah “Cinderella” seperti Emma Raducanu, yang menjuarai US Open 2021 setelah juga berangkat dari jalur kualifikasi.
Kini, Chwalinska berpeluang menutup perjalanannya di Roland Garros 2026 dengan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya.
Sumber: ANTARA