Jakarta (KABARIN) - Sosok-sosok pemain senior diperkirakan akan mengambil peran krusial dan penting dalam peta persaingan Grup G Piala Dunia 2026.
Timnas Belgia memiliki dua pemain senior yang diyakini akan kembali menjadi tulang punggung tim yakni gelandang Kevin De Bruyne dan penyerang Romelu Lukaku, demikian catatan FIFA.
Meski sudah memasuki usia senja, sosok De Bruyne tetap menjadi tumpuan lini tengah dari Belgia, sedangkan Lukaku merupakan sosok penyerang tajam yang bisa memberikan ancaman ke gawang lawan.
Kombinasi dua pemain senior ini nantinya akan ditopang oleh penggawa penting Belgia lainnya semacam Jeremy Doku, Charles De Ketelaere hingga Timothy Castagne.
Selanjuntnya sosok senior penting lainnya di Grup B Piala Dunia 2026 terdapat pada sosok Mohamed Salah yang menjadi jiwa dan jantung Timnas Mesir.
Berpotensi sebagai Piala Dunia terakhirnya, Salah tentu ingin memainkan peran yang sama pentingnya seperti yang ia lakukan bersama Liverpool dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah gagal membawa Mesir melangkah jauh pada edisi 2018, Salah tentu kali ini ingin berbicara banyak pada Piala Dunia 2026 dengan setidaknya lolos dari fase grup.
Pada skuad Iran, terdapat nama Mehdi Taremi yang merupakan penyerang tajam dengan catatan 58 gol dari 104 penampilan dan kini sudah berusia 33 tahun.
Taremi tercatat memiliki enam penampilan di dua edisi Piala Dunia sebelumnya dan berhasil mengemas dua gol ke gawang Inggris pada 2022 silam di Qatar.
Selanjutnya pemain klub Yunani Olympiacos tersebut tentu ingin menambahkan torehan golnya selama berlaga di Piala Dunia.
Sementara itu, Selandia Baru akan diwakili oleh penyerang Chris Wood dan berperan sebagai kapten, pemain berusia 34 tahun tersebut merupakan figur penting di lapangan depan.
Meski sudah tergolong tua, Wood sama sekali belum pernah mencetak gol di ajang Piala Dunia dan tentu itu menjadi motivasi bagi pemegang rekor gol terbanyak sepanjang masa Timnas Selandia Baru.
Baca juga: 5 Pemain Kunci di Grup K: Dari Ronaldo hingga Vitinha Sang Maestro
Baca juga: 5 Pemain Kunci di Grup L: Dari Tajamnya Kane hingga Aksi Terakhir Modric
Sumber: ANTARA