Apple Bikin Aplikasi Siri AI, Riwayat Chat Kini Bisa Disimpan

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Apple terus memperkuat langkahnya di dunia kecerdasan buatan (AI). Dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu memperkenalkan aplikasi mandiri untuk Siri AI, versi terbaru asisten virtual mereka yang kini hadir dengan kemampuan lebih canggih.

Dilansir dari TechCrunch pada Senin (8/6) waktu setempat, aplikasi Siri AI dirancang sebagai pusat penyimpanan seluruh riwayat percakapan pengguna dengan asisten virtual tersebut. Konsepnya mirip dengan chatbot AI populer seperti ChatGPT dan Claude, di mana pengguna bisa membuka kembali percakapan lama dan melanjutkan diskusi yang pernah dilakukan sebelumnya.

Salah satu fitur menarik yang dihadirkan adalah kemampuan merangkum percakapan terdahulu. Jadi, saat membuka obrolan lama, pengguna tidak perlu membaca seluruh isi percakapan dari awal karena aplikasi akan menampilkan ringkasan topik yang pernah dibahas.

Selain itu, pengguna juga bisa memulai percakapan baru langsung dari aplikasi Siri AI tanpa harus melalui antarmuka asisten virtual yang selama ini tersedia di perangkat Apple.

Apple turut menghadirkan tampilan baru untuk Siri yang kini lebih menyerupai chatbot AI modern. Pengguna dapat mengetik pertanyaan, mengunggah dokumen maupun gambar, hingga berbicara langsung melalui mode suara untuk berinteraksi dengan Siri AI.

Tak hanya itu, aplikasi ini juga mendukung penggunaan lintas perangkat dalam ekosistem Apple. Riwayat percakapan yang dilakukan melalui iPhone, iPad, maupun Mac akan tersinkronisasi secara otomatis melalui iCloud.

Meski menyimpan riwayat percakapan pengguna, Apple menegaskan bahwa sistem perlindungan privasi tetap menjadi prioritas utama. Seluruh sinkronisasi data dilakukan dengan standar keamanan yang selama ini menjadi ciri khas perusahaan tersebut.

Peluncuran aplikasi baru ini dilakukan bersamaan dengan debut Siri AI, pembaruan terbesar Siri dalam beberapa tahun terakhir. Melalui teknologi AI terbaru, Siri kini mampu memahami konteks percakapan dengan lebih baik, mengakses informasi yang tersimpan di perangkat pengguna, serta membantu menyelesaikan berbagai tugas yang lebih kompleks.

Dengan hadirnya aplikasi khusus ini, Siri semakin mirip dengan layanan AI generatif populer yang saat ini berkembang pesat. Langkah tersebut juga menunjukkan keseriusan Apple dalam menghadirkan pengalaman AI yang lebih personal dan terintegrasi di seluruh perangkat miliknya.

Sumber: Tech Crunch

Bagikan

Mungkin Kamu Suka