Jakarta (KABARIN) - Apple mengumumkan penambahan fitur pelacakan perimenopause dan menopause pada layanan pelacakan siklus menstruasi di aplikasi Health guna membantu pengguna memahami perubahan kesehatan reproduksi yang terjadi menjelang dan setelah menopause.
Melalui fitur terbaru ini, pengguna akan menerima notifikasi apabila pola siklus menstruasi menunjukkan tanda-tanda yang mengarah pada fase perimenopause, yaitu masa transisi sebelum menopause.
Wakil Presiden Manajemen Produk Apple, Stacey Ford, mengatakan fitur tersebut memungkinkan pengguna mencatat berbagai gejala yang dialami selama masa perimenopause maupun menopause.
Selain pencatatan gejala, Apple juga menyediakan materi edukasi yang dirancang untuk membantu pengguna memahami perubahan fisik yang terjadi selama fase tersebut.
“Sehingga Anda dapat memahami lebih banyak mengenai apa yang terjadi pada tubuh Anda dan lebih siap ketika berkonsultasi dengan dokter,” kata Stacey.
Menurut Apple, pembahasan mengenai perimenopause dan menopause kini semakin mendapat perhatian publik. Topik tersebut banyak dibicarakan di media sosial seperti TikTok dan Instagram, serta kerap diangkat dalam berbagai program televisi.
Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu melihat perkembangan tersebut sebagai peluang untuk menghadirkan layanan kesehatan digital yang lebih relevan bagi perempuan.
Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Menopause, sekitar 1,1 miliar perempuan di seluruh dunia telah memasuki fase pasca-menopause hingga tahun lalu.
Besarnya jumlah populasi tersebut turut mendorong pertumbuhan sektor layanan kesehatan digital yang berfokus pada kesehatan perempuan.
Salah satu contohnya adalah Midi Health, perusahaan layanan kesehatan perempuan yang pada Februari lalu memperoleh pendanaan Seri D senilai 100 juta dolar AS dan mencapai valuasi 1 miliar dolar AS.
Penambahan fitur ini memperluas fungsi aplikasi Health sebagai platform pemantauan kesehatan pribadi, sekaligus memberikan dukungan yang lebih komprehensif bagi perempuan dalam menghadapi perubahan hormonal terkait perimenopause dan menopause.
Sumber: Tech Crunch