Veda Ega Pulang Sejenak Setelah Tiga Kali Lebaran Jauh dari Keluarga

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama akhirnya dapat kembali sejenak ke tanah air setelah cukup lama menjalani agenda balap di luar negeri. Dalam kesempatan tersebut, ia juga sempat melewatkan tiga kali perayaan Lebaran bersama keluarga.

“Senang bisa kembali, bisa merasakan masakan Indonesia lagi,” kata Veda dalam sesi wawancara di Jakarta, Selasa.

Veda menjelaskan bahwa kepulangannya kali ini berlangsung cukup singkat, sekitar satu pekan. Selain bertemu keluarga, ia juga harus mengurus keperluan visa sebelum kembali melanjutkan jadwal balap internasionalnya bersama Honda Team Asia.

Meski waktu terbatas, pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta itu memanfaatkan momen tersebut untuk berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Ia juga berencana kembali mengunjungi Pasar Sapi Siyono Harjo, lokasi yang menjadi awal perjalanan kariernya di dunia balap.

Tempat tersebut memiliki makna tersendiri bagi Veda, karena dari area parkir pasar hewan itulah ia pertama kali berlatih sebelum akhirnya menembus level kompetisi dunia. MotoGP dalam profil resminya mencatat Veda mulai mengikuti balapan sejak usia enam tahun, berbekal latihan sederhana di lokasi tersebut.

Ketertarikannya pada dunia balap juga tidak lepas dari pengaruh keluarga, terutama sang ayah, Sudarmono, yang merupakan mantan pembalap nasional.

Perjalanan panjang itu kemudian mengantarkan Veda meniti karier di level internasional. Ia berhasil menjadi juara Asia Talent Cup 2023, tampil di Red Bull MotoGP Rookies Cup dengan status runner-up pada musim 2025, hingga akhirnya pada 2026 menjalani debut penuh di kelas Moto3 bersama Honda Team Asia.

Di musim debutnya, Veda juga mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix setelah finis ketiga di Moto3 Brasil.

Ia mengaku pencapaian tersebut menjadi salah satu impian sejak kecil, meski di sisi lain membuatnya harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan performa.

“Yang saya rasakan, ya, senang karena memang salah satu mimpi saya. Namun dari sini, saat saya bisa sampai sini, saya juga berpikir pastinya saya harus lebih keras lagi latihan karena ada target,” ujar Veda.

Veda juga berpesan kepada pembalap muda Indonesia agar tidak berhenti mengejar mimpi menembus level dunia. Ia menilai jalur pembinaan sudah terbuka melalui berbagai dukungan, termasuk dari Astra Honda.

“Harus semangat berlatih dan terus berusaha keras karena semua sudah ada jalannya. Di Indonesia dari Astra, sudah didukung sampai bisa ke Grand Prix,” ujar Veda.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka