Jakarta (KABARIN) - Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menjadikan status mereka sebagai juara bertahan turnamen sebagai tambahan motivasi saat tampil dalam BWF World Tour Super 500 Australian Open 2025.
Mereka mengawali langkah di kompetisi tersebut dengan kemenangan atas pasangan Korea Selatan Kim Yu Jung/Lee Yu Lim di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Selasa, dengan skor 16-21, 21-16, 21-15.
“Alhamdulillah berjalan lancar hari ini walau cukup tidak mudah. Tadi gim pertama kami terlalu terburu-buru mau menyerang, jadinya malah tidak enak sendiri, mati-mati sendiri,” kata Febi setelah pertandingan, dikutip dari keterangan resmi PBSI.
Febi mengatakan perubahan pola permainan menjadi kunci kebangkitan mereka pada gim kedua dan ketiga. Setelah kehilangan gim pembuka, Rachel/Febi mencoba bermain lebih sabar, memperkuat pertahanan, dan mengontrol arah permainan.
“Di gim kedua dan ketiga, kami coba lebih tenang lagi defensenya, lebih mengatur dan lebih kontrol,” ujar Febi.
Kemenangan itu menjadi modal penting bagi Rachel/Febi yang datang ke Australian Open dengan status berbeda dibanding tahun lalu. Setelah menjuarai turnamen tersebut, mereka kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan gelar.
Febi tidak menampik bahwa mempertahankan gelar memiliki tekanan tersendiri, namun ia menegaskan hal itu justru ingin dijadikan dorongan untuk tampil lebih baik.
“Kami tahu pastinya kalau mempertahankan juara lebih berat daripada mau mengejarnya. Di sini hal itu kami mau jadikan motivasi, bukan tekanan atau beban,” kata Febi.
Sementara itu, Rachel mengatakan keberhasilan mereka menembus semifinal Indonesia Open pekan lalu membuat persiapan fisik menjadi perhatian utama. Dengan jadwal turnamen yang berdekatan, pemulihan dan pengondisian tubuh menjadi bagian penting sebelum tampil di Sydney.
“Setelah masuk semifinal Indonesia Open kemarin, kami lebih menjaga pola istirahat dan conditioning-nya. Makan, tidurnya teratur dan coba pengkondisian di latihan-latihannya agar bisa fit terus,” ujar Rachel.
Rachel juga menyebut adaptasi di Australian Open tidak terlalu menjadi kendala karena mereka sudah pernah tampil di turnamen tersebut, sehingga lebih cepat menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan.
Dengan kemenangan tersebut, Rachel/Febi melangkah ke babak kedua Australian Open 2026, Rabu (10/6), dan akan berhadapan dengan wakil Hong Kong Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan.
Sumber: ANTARA