Jakarta (KABARIN) - Ganda putra Indonesia Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan harus menghentikan langkahnya di babak 32 besar BWF World Tour Super 500 Australian Open 2026 setelah dikalahkan wakil Hong Kong Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai.
Devin/Faathir kalah dalam pertandingan tiga gim dengan skor 17-21, 21-11, 13-21 pada laga yang digelar di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Selasa.
“Start kami ketinggalan, terutama di gim ketiga. Itu kesalahan yang sama seperti pekan lalu di Indonesia Open,. Mainnya tiba-tiba berubah dari gim kedua, banyak bikin kesalahan sendiri,” ujar Devin usai pertandingan, dikutip dari keterangan resmi PBSI.
Devin menilai mereka masih perlu belajar mengelola tekanan, khususnya saat berada dalam posisi tertinggal.
Ia menyebut hal tersebut menjadi catatan penting setelah kembali gagal mempertahankan momentum pada gim penentuan.
“Kami harus belajar bagaimana mengatasi situasi ketika sedang ketinggalan,” kata Devin.
Sempat bangkit dengan memenangkan gim kedua 21-11, Devin/Faathir justru kehilangan ritme permainan pada gim ketiga.
Pasangan Indonesia itu kesulitan menjaga stabilitas permainan sejak awal gim penentuan. Serangkaian kesalahan sendiri membuat Hung/Lui kembali menguasai jalannya laga hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan.
Sementara itu, Ali Faathir Rayhan mengakui mereka sempat mencoba mengejar ketertinggalan, namun belum mampu menjaga fokus dan konsistensi permainan hingga akhir.
“Kami tadi sempat mengejar, tetapi poin terus menjauh. Fokus dan cara bermain kami belum bisa konsisten. Ini menjadi evaluasi dan pelajaran bagi kami,” ujar Faathir.
Ali juga menyoroti perlunya variasi strategi agar permainan tidak mudah dipatahkan lawan.
“Selain itu kami tidak boleh monoton polanya, harus bisa baca pola lawan lalu cari cara melawan ya,” kata Faathir.
Sumber: ANTARA