Jakarta (KABARIN) - Apple memperingatkan para pengembang bahwa aplikasi yang tidak diperbarui secara berkala atau gagal menarik minat pengguna berpotensi dihapus dari App Store.
Dikutip dari Tech Crunch, Selasa (9/6) waktu setempat, Apple memperbarui pedoman peninjauan aplikasinya dan menegaskan akan mengambil tindakan terhadap aplikasi yang dinilai terlalu umum serta memiliki banyak produk serupa di toko aplikasinya.
"Kami dapat menghapus aplikasi-aplikasi tersebut dari App Store di masa mendatang jika tidak diperbarui, ditingkatkan, atau tidak berhasil menarik pelanggan," kata Apple.
Sebelumnya, Apple hanya menyatakan akan menolak aplikasi tiruan atau aplikasi yang berasal dari kategori yang sudah terlalu banyak tersedia. Namun, dalam aturan terbaru, perusahaan menyebut aplikasi yang tidak menunjukkan perkembangan berkelanjutan juga dapat dihapus dari App Store.
Apple menyoroti praktik sejumlah pengembang yang membuat variasi baru dari kategori aplikasi populer tanpa menghadirkan inovasi atau nilai tambah yang signifikan.
Beberapa kategori yang menjadi perhatian antara lain aplikasi wallpaper, timer sederhana, efek suara, aplikasi kencan, senter digital, hingga aplikasi ramalan.
Selain itu, Apple memperingatkan pengembang yang berulang kali mengirimkan aplikasi serupa berisiko kehilangan akses ke Apple Developer Program.
Menurut perusahaan tersebut, aplikasi dalam kategori yang sudah sangat padat hanya akan diterima apabila menawarkan pengalaman yang berbeda secara signifikan atau menghadirkan peningkatan fitur dibandingkan aplikasi yang sudah tersedia.
Apple menilai langkah tersebut dapat membantu mengurangi kepadatan katalog App Store, sehingga pengguna lebih mudah menemukan aplikasi yang relevan dan berkualitas. Di sisi lain, kebijakan ini juga memberi peluang lebih besar bagi pengembang yang terus berinvestasi dalam pengembangan produknya.
Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu juga menjelaskan bahwa mereka memiliki program App Store Improvements yang akan memberi pemberitahuan kepada pengembang apabila aplikasi mereka dianggap usang atau mengalami penurunan jumlah unduhan.
Dengan mekanisme tersebut, pengembang masih memiliki kesempatan untuk memperbarui dan meningkatkan aplikasinya sebelum menghadapi risiko penghapusan dari App Store.
Sumber: Tech Crunch