Google Perluas Gemini di Chrome ke Lebih Banyak Negara, Termasuk Indonesia

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Google memperluas jangkauan dukungan asisten kecerdasan buatan Gemini yang terintegrasi di peramban Chrome ke lebih banyak negara di dunia.

Berdasarkan laporan GSM Arena pada Rabu (10/6), fitur berbasis AI tersebut kini tersedia di Chrome untuk perangkat desktop dan iOS di sejumlah wilayah Amerika Latin, Afrika, serta Timur Tengah.

Informasi dari Pusat Bantuan Google juga menyebutkan bahwa akses Gemini di Chrome kini mencakup beberapa negara Asia seperti Indonesia, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam, serta wilayah Palestina dan Australia. Namun, layanan ini masih belum tersedia di kawasan Uni Eropa.

Sebelumnya, Gemini di Chrome pertama kali diluncurkan di Amerika Serikat, kemudian diperluas ke Kanada, Selandia Baru, dan India pada Maret 2026.

Gemini di Chrome merupakan integrasi langsung teknologi AI Google ke dalam browser Chrome yang memungkinkan asisten tersebut memahami aktivitas pengguna di tab maupun jendela yang sedang dibuka.

Dengan fitur ini, Gemini dapat membantu merangkum konten, membandingkan informasi dari beberapa tab sekaligus, hingga menjalankan berbagai tugas tanpa perlu berpindah halaman.

Selain itu, Gemini juga disebut mampu menghasilkan dan mengedit gambar melalui model Nano Banana 2, serta terhubung dengan berbagai layanan Google lainnya.

Integrasi ini memungkinkan pengguna untuk menjadwalkan acara di Google Calendar, mengecek lokasi di Google Maps, mengirim email melalui Gmail, hingga mendapatkan bantuan terkait konten YouTube langsung dari panel samping browser.

Semua fitur tersebut dapat diakses tanpa meninggalkan halaman yang sedang dibuka, sehingga pengalaman berselancar di internet menjadi lebih praktis dan efisien.

Sumber: Gsmarena

Bagikan

Mungkin Kamu Suka