Tanjung Lesung Berpotensi Jadi Sanctuary Baru Dekat Jakarta

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Ketua Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter, Dr. (HC) Setyono Djuandi Darmono menilai kawasan wisata Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang, Banten memiliki potensi untuk berkembang tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang pemulihan atau sanctuary.

"Indonesia memiliki banyak kawasan yang berpotensi menjadi sanctuary, salah satunya Tanjung Lesung yang lokasinya relatif dekat dengan Jakarta," kata Darmono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan perubahan kondisi dunia yang dipengaruhi perlambatan ekonomi, konflik geopolitik, hingga dampak perubahan iklim membuat banyak orang mencari tempat yang dapat memberikan rasa aman dan ketenangan.

Ia menilai kawasan yang mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan akan memiliki nilai lebih di masa depan.

Menurut dia, Tanjung Lesung menawarkan ketenangan, kenyamanan, dan kedekatan dengan alam di tengah berbagai ketidakpastian global.

"Dalam konteks pariwisata, kualitas lingkungan seperti pantai yang bersih, hutan yang terjaga, terumbu karang yang sehat, serta budaya lokal yang tetap lestari menjadi faktor penting yang dicari wisatawan," ujarnya.

Darmono mengatakan ketika wisatawan menghargai kualitas lingkungan tersebut, akan muncul insentif ekonomi yang mendorong berbagai pihak untuk mempertahankan dan melestarikannya.

Ia menambahkan, pariwisata yang dikelola secara berkelanjutan dapat berperan sebagai instrumen konservasi, bukan sekadar industri yang berorientasi pada konsumsi.

Menurut Darmono, Tanjung Lesung memiliki peluang untuk mengembangkan model pariwisata yang lebih berfokus pada kualitas pengalaman wisatawan dibandingkan mengejar jumlah kunjungan semata.

Selain itu, keberadaan akses Tol Serang-Panimbang yang sedang dalam tahap penyelesaian dinilai akan meningkatkan konektivitas menuju kawasan tersebut.

Ia berharap pengembangan kawasan wisata di masa mendatang dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

"Dengan hadirnya akses tol yang segera rampung, Tanjung Lesung tidak hanya menjadi lebih dekat secara geografis, tetapi juga semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat yang mencari keseimbangan antara aktivitas wisata dan kedekatan dengan alam," katanya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka