Jakarta (KABARIN) - Pelatih timnas Bosnia dan Herzegovina Sergej Barbarez menegaskan timnya belum menyerah dalam perburuan tiket ke babak gugur Piala Dunia 2026 meski mengalami kekalahan telak 1-4 dari Swiss pada laga kedua Grup B, Jumat.
“Kami masih memiliki pertandingan ketiga dan belum ada yang hilang. Kami harus memenanginya, tentu saja, bila ingin melangkah lebih jauh. Kekalahan ini sangat berat bagi kami, tetapi saya tidak suka mengeluh,” ujar Barbarez melalui laman FIFA usai pertandingan.
Kekalahan tersebut membuat Bosnia berada dalam posisi sulit dengan koleksi satu poin dari dua pertandingan.
Mereka kini wajib mengalahkan Qatar pada laga terakhir Grup B untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Bosnia sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit. Mereka berhasil menjaga kedudukan imbang hingga menit ke-74 sebelum pemain pengganti Swiss, Johan Manzambi, memecah kebuntuan hanya tiga menit setelah masuk ke lapangan.
Barbarez menilai timnya sempat tampil lebih baik sebelum jeda hidrasi di pertengahan babak kedua. Saat itu, Bosnia menciptakan beberapa peluang berbahaya meski Swiss lebih banyak menguasai bola.
“Kami adalah tim yang lebih baik sebelum jeda hidrasi. Kami memiliki dua atau tiga peluang luar biasa yang seharusnya berakhir menjadi gol. Kami mengontrol pertandingan dan melakukan banyak tekanan,” kata Barbarez.
Namun, menurut Barbarez, gol pembuka Swiss seharusnya bisa dihindari karena berawal dari kesalahan individu. Situasi semakin sulit setelah bek Tarik Muharemovic menerima kartu merah enam menit kemudian yang membuat Bosnia harus bermain dengan 10 pemain.
“Gol itu seharusnya tidak terjadi. Gol tersebut berasal dari kesalahan individu dan kemudian kami mendapatkan kartu merah. Bahkan tim yang jauh lebih berpengalaman pun bisa terpengaruh oleh situasi seperti itu,” lanjutnya.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Swiss untuk menambah tiga gol melalui Ruben Vargas, gol kedua Manzambi, dan penalti Granit Xhaka. Bosnia sempat memperkecil ketertinggalan lewat Ermin Mahmic pada masa injury time, tetapi tidak mampu menghindari kekalahan 1-4.
Baca juga: Swiss Raih Kemenangan Perdana Usai Bantai Bosnia dan Herzegovina 4-1
Baca juga: Pelatih Swiss Memuji Dampak Pemain Pengganti saat Bantai Bosnia 4-1
Sumber: ANTARA