Tips Menghemat Listrik Tanpa Mengurangi Kenyamanan Rumah

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Menghemat penggunaan listrik di rumah tidak harus dilakukan dengan mengurangi kenyamanan penghuni. Penerapan kebiasaan sederhana yang dipadukan dengan penggunaan perangkat kelistrikan yang aman dan teknologi pengendali energi dinilai dapat membantu masyarakat menekan konsumsi listrik sekaligus menjaga keamanan hunian.

Business Offer Manager Schneider Electric Indonesia Putu Nimita mengatakan efisiensi penggunaan listrik dapat dimulai dari perubahan perilaku sehari-hari, kemudian diperkuat dengan pemanfaatan teknologi yang memungkinkan penghuni memantau dan mengendalikan penggunaan listrik secara lebih praktis.

“Menghemat listrik tidak selalu berarti mengurangi kenyamanan. Saat ini teknologi memungkinkan masyarakat mengontrol lampu maupun perangkat elektronik dari smartphone, sehingga ketika lupa mematikan peralatan saat bepergian, pengguna tetap dapat mengendalikannya dari mana saja," ujar Nimita di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, terdapat sedikitnya lima langkah sederhana yang dapat diterapkan masyarakat untuk mengurangi konsumsi listrik di rumah.

Pertama, mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan. Kebiasaan sederhana tersebut dapat mengurangi pemborosan energi yang sering tidak disadari.

Kedua, menghindari perangkat elektronik tetap berada dalam kondisi standby. Meskipun terlihat tidak aktif, sejumlah perangkat masih mengonsumsi daya listrik selama tetap terhubung ke sumber listrik.

Ketiga, memilih perangkat listrik yang telah memenuhi standar keselamatan dan efisiensi. Penggunaan perangkat yang berkualitas tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga membantu penggunaan energi menjadi lebih optimal.

Keempat, memanfaatkan teknologi otomasi atau smart home yang memungkinkan penghuni mengendalikan lampu maupun perangkat elektronik melalui telepon pintar sehingga penggunaan listrik dapat dipantau secara real time.

Kelima, memastikan instalasi listrik rumah menggunakan komponen yang sesuai standar dan dilengkapi perangkat proteksi seperti pemutus arus otomatis untuk mengurangi risiko korsleting, arus bocor, maupun beban listrik berlebih.

Nimita menilai perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap perangkat kelistrikan kini tidak lagi hanya mempertimbangkan fungsi, tetapi juga keamanan, kemudahan penggunaan, dan desain yang mendukung konsep hunian modern.

Selain dapat dipersonalisasi sesuai desain interior rumah, perangkat kelistrikan saat ini juga telah dilengkapi fitur seperti indikator LED untuk memudahkan pengguna menemukan sakelar saat kondisi gelap serta kemampuan terhubung dengan sistem digital guna membantu mengontrol penggunaan listrik secara lebih efisien.

Sementara itu, BVP Home Solutions Schneider Electric Indonesia Ahmad Saiful mengatakan rumah yang nyaman harus dibangun dengan memperhatikan tiga aspek utama, yakni estetika, fungsi, dan keamanan kelistrikan.

“Hunian modern perlu dirancang secara menyeluruh, mulai dari kenyamanan, estetika hingga keamanan kelistrikannya. Kebutuhan masyarakat sekarang juga semakin berkembang, tidak hanya menginginkan produk yang awet, tetapi juga aman, nyaman, dan sesuai dengan karakter rumah mereka," ujar Saeful.

Ia menambahkan kualitas instalasi listrik juga menjadi faktor penting dalam mendukung efisiensi energi. Penggunaan perangkat yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar internasional, serta menggunakan material tahan panas yang telah melalui pengujian keselamatan, dapat membantu meminimalkan risiko kebakaran akibat gangguan kelistrikan sekaligus meningkatkan keandalan sistem listrik rumah.

Selain menghadirkan solusi kelistrikan untuk hunian, Schneider Electric pada IndoBuildTech Expo 2026 juga memperkenalkan berbagai perangkat proteksi listrik seperti MCB, RCCB (GPAS), dan RCBO melalui kampanye Gerakan Listrik Aman.

Kampanye tersebut mengajak masyarakat memahami pentingnya menggunakan produk kelistrikan yang memenuhi standar sebagai upaya melindungi penghuni rumah dari risiko korsleting, arus bocor, maupun sengatan listrik.

Mengusung tema “Rumah Nyaman, Listrik Aman", Schneider Electric dalam IndoBuildTech Expo 2026 juga menghadirkan kolaborasi dengan ilustrator Sifa Adni Qolby (Room.533) untuk menunjukkan bahwa elemen kecil di dalam rumah, termasuk sakelar, tidak hanya berfungsi sebagai perangkat kelistrikan tetapi juga dapat menjadi bagian dari desain interior yang menciptakan kenyamanan dan karakter sebuah hunian.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka