Bandung (KABARIN) - Arus kendaraan di Kabupaten Bandung terpantau super padat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mencatat total sebanyak 2.675.017 kendaraan melintasi sejumlah jalur utama di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub Kabupaten Bandung, Eric A. Prabowo, mengatakan data itu merupakan hasil rekapitulasi arus lalu lintas di kawasan wisata Pangalengan, Ciwidey, dan jalur Nagreg selama periode 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
“Berdasarkan data rekapitulasi, sekitar 2,67 juta kendaraan melintasi jalur wisata yang berada di Kabupaten Bandung, meliputi Ciwidey, Pangalengan, dan Nagreg,” kata Eric saat dihubungi di Bandung, Senin.
Dari ketiga jalur tersebut, Nagreg menjadi titik dengan kepadatan tertinggi. Total kendaraan yang melintas di jalur ini mencapai sekitar 1,54 juta unit selama libur Nataru.
Eric menjelaskan lonjakan lalu lintas paling tinggi terjadi pada hari pertama libur, yakni 24 Desember 2025. Pada hari itu saja, tercatat 179.712 kendaraan melintas dua arah di Jalur Nagreg, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur sekolah.
“Adapun lonjakan arus lalu lintas di Jalur Nagreg tertinggi berada di hari pertama atau 24 Desember 2025 dengan total 179.712 kendaraan melintas dua arah,” ujarnya.
Jika dibandingkan dengan lalu lintas harian rata-rata (LHR), lonjakan arus kendaraan di Jalur Nagreg pada hari tersebut juga menjadi yang paling signifikan. Arah menuju Garut bahkan tercatat mencapai 137,50 persen di atas LHR.
Sementara itu, arus kendaraan di kawasan wisata Ciwidey tercatat mencapai 625.076 kendaraan. Adapun jalur Pangalengan dilintasi sebanyak 511.116 kendaraan selama periode libur Nataru.
Tak hanya kendaraan pribadi, mobilitas penumpang kereta api di Kabupaten Bandung juga cukup tinggi. Dishub mencatat jumlah penumpang naik kereta api mencapai 162.988 orang.
Rinciannya, penumpang naik dari Stasiun Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Tegalluar sebanyak 24.167 orang, Stasiun Rancaekek 46.333 orang, Stasiun Haurpugur 10.451 orang, Stasiun Cicalengka 80.939 orang, dan Stasiun Nagreg 1.098 orang.
Sementara jumlah penumpang yang turun kereta api tercatat sebanyak 161.568 orang. Angka itu terdiri dari Stasiun KCIC Tegalluar 20.470 orang, Stasiun Rancaekek 45.947 orang, Stasiun Haurpugur 8.851 orang, Stasiun Cicalengka 85.849 orang, serta Stasiun Nagreg 451 orang.
Data ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di Kabupaten Bandung selama libur panjang akhir tahun, terutama menuju kawasan wisata favorit.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026