Jelang Jumpa Pers, Polda Metro Dijaga Personel Brimob Bersenjata Lengkap

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Suasana di Polda Metro Jaya, Jakarta, terlihat lebih ketat dari biasanya pada Jumat. Puluhan personel Brigade Mobil (Brimob) yang membawa senjata laras panjang disiagakan di depan Gedung Promoter menjelang konferensi pers terkait perkembangan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Berdasarkan pantauan ANTARA di lokasi, pengamanan diperketat dengan membatasi akses masyarakat menuju area gedung tempat jumpa pers digelar.

Setiap tamu dan awak media yang hendak masuk ke kawasan tersebut juga harus menjalani pemeriksaan oleh petugas kepolisian.

Tak hanya di sekitar Gedung Promoter, personel Brimob juga ditempatkan di sejumlah akses menuju Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Sejumlah kendaraan taktis milik kepolisian pun terlihat bersiaga di area Markas Polda Metro Jaya untuk mendukung pengamanan.

Hingga berita ini ditulis, Polda Metro Jaya belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan di balik penambahan personel pengamanan tersebut.

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri memang tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi dengan skala besar.

Salah satunya adalah penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan batu bara untuk sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) pada periode 2018–2026. Kasus ini diduga berkaitan dengan terjadinya pemadaman listrik (blackout) di sejumlah wilayah.

Selain itu, penyidik juga mengusut dugaan korupsi di PT Asabri untuk periode 2020–2025, serta dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI pada periode 2020–2022.

Sebagai bagian dari proses penyidikan, Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sebelumnya telah menggeledah 13 lokasi di wilayah Jakarta dan Bogor.

Penggeledahan tersebut dilakukan untuk mendalami tiga perkara dugaan korupsi yang hingga kini masih terus diproses oleh penyidik.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka