Kementerian Pariwisata Sambut Positif Rencana Restorasi Candi Prambanan

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Kementerian Pariwisata menyambut positif rencana restorasi dan konservasi kompleks Candi Prambanan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah India.

Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi pada Rabu (8/7) meresmikan kerja sama konservasi dan restorasi warisan budaya di Candi Prambanan, ​​kompleks candi Hindu yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

"Dengan adanya restorasi dan konservasi, selain memperkuat keberadaan Candi Prambanan sebagai situs sejarah, juga akan meningkatkan kualitas keberadaannya sebagai daya tarik wisata," kata Juru Bicara Kementerian Pariwisata Nia Niscaya kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Nia menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan akan mendukung upaya restorasi dan konservasi Candi Prambanan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Menurut dia, Kementerian Pariwisata antara lain akan mendukung pengembangan Candi Prambanan dan daerah sekitarnya sebagai destinasi pariwisata.

Kementerian Pariwisata, ia menjelaskan, akan merancang paket layanan seperti wisata kebugaran serta wisata sejarah dan budaya agar selain menikmati keindahan Candi Prambanan wisatawan bisa merasakan pengalaman otentik di destinasi wisata Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Pemerintah Indonesia dan India sepakat berkolaborasi untuk merestorasi kompleks Candi Prambanan.

Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan bahwa restorasi Candi Prambanan akan diselesaikan sebelum tahun 2029.

Dia berjanji kembali ke Indonesia setelah proyek restorasi candi itu rampung.

Perdana Menteri Narendra Modi yakin jumlah wisatawan dan peziarah dari India yang mengunjungi Candi Prambanan akan meningkat setelah kompleks candi direstorasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara dari India ke Indonesia selama 2023 mencapai 606.439 kunjungan, tahun 2024 mencapai 710.207 kunjungan, dan tahun 2025 mencapai 734.490 kunjungan.

Sepanjang Januari sampai Mei 2026, menurut data BPS angka kunjungan wisatawan India ke Indonesia mencapai 298.450 kunjungan.

Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan wisatawan dari India ke Indonesia sepanjang 2026 bisa mencapai 750 ribu sampai 820 ribu kunjungan.

Baca juga: PM Modi Janji Balik Lagi usai Prambanan Direstorasi

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka