Canberra (KABARIN) - Warga Australia diminta menyalakan lilin dan mengheningkan cipta selama satu menit pada Kamis (22/1) malam waktu setempat untuk mengenang para korban serangan penembakan di Pantai Bondi, yang terjadi pada 14 Desember dan menargetkan orang-orang yang merayakan festival Yahudi Hanukkah di pantai ikonik di pinggiran timur Sydney tersebut.
Kamis menandai hari berkabung nasional yang ditetapkan oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese untuk mengenang 15 korban tewas. Ini kali pertama Australia menjalani hari berkabung nasional sejak wafatnya Ratu Elizabeth II pada 2022.
Dalam sebuah pernyataan, Departemen Perdana Menteri dan Kabinet Australia mengatakan bahwa bendera Australia harus dikibarkan setengah tiang di semua gedung pemerintah di Australia maupun luar negeri, dan bahwa pemerintah dan organisasi didorong untuk menerangi gedung-gedung tersebut.
Warga Australia diajak untuk mengheningkan cipta selama satu menit pada pukul 19.01 waktu setempat (15.01 WIB) bertepatan dengan dimulainya upacara penghormatan nasional di Gedung Opera Sydney dan meletakkan lilin di depan pintu atau jendela mereka, imbuh pernyataan itu.
"Hari ini adalah kesempatan bagi kita untuk mengenang dan menghormati 15 nyawa yang hilang," kata Albanese kepada awak media di Canberra pada Kamis pagi.
"Ini kesempatan bagi kita sebagai bangsa untuk merangkul komunitas Yahudi karena orang-orang menjadi sasaran karena mereka adalah warga Australia penganut Yahudi".
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026