News

Kemenekraf Dukung Tumpeng Jadi Kekayaan Intelektual

Jakarta (KABARIN) - Kementerian Ekonomi Kreatif atau Kemenekraf memberikan dukungan penuh agar hidangan tumpeng dan karya kuliner khas Indonesia lain bisa menjadi kekayaan intelektual sekaligus mendorong ekonomi kreatif di daerah.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan kekhasan tumpeng bisa dijadikan fondasi kuat untuk mengembangkan gastronomi Indonesia menjadi kekayaan intelektual atau IP nasional.

"Di Kementerian Ekonomi Kreatif, kami mendorong agar kekayaan budaya dapat menjadi IP yang bisa dikomersialisasikan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat," ucapnya saat menerima perwakilan Indonesia Gastronomy Community di Autograph Tower, Jakarta.

Kemenekraf mendukung langkah IGC yang berperan membangun ekosistem gastronomi Indonesia berbasis riset, kurasi, dan penguatan hak kekayaan intelektual.

Komunitas yang berdiri sejak 2020 itu fokus pada penguatan merek kuliner Nusantara, pengembangan IP kuliner, dan pemberdayaan UMKM gastronomi.

Ria Musiawan, Ketua Umum IGC periode 2023–2026, mengatakan komunitasnya mencintai makanan, minuman, budaya, dan filosofi gastronomi.

"Kami ingin tumpeng semakin dikenal dan dipahami maknanya sebagai simbol persatuan. Kami berharap hari ini menjadi awal yang baik untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret," ujarnya.

Dalam pertemuan itu, IGC juga mengusulkan berbagai langkah seperti penguatan UMKM kuliner, pembangunan Gastronomy Creative Hub, penyelenggaraan pameran interaktif, pengintegrasian gastronomi ke dalam promosi ekonomi kreatif, dan model gastronomi berbasis dampak sosial melalui edukasi pangan lokal.

Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenekraf Yuke Sri Rahayu mengapresiasi konsistensi IGC dalam mengangkat kuliner berbasis sejarah dan budaya. Yuke menekankan pentingnya kurasi dan penceritaan untuk meningkatkan daya saing produk kuliner Indonesia.

"Tradisi pertumpengan dapat menjadi pilot project yang menunjukkan bahwa kekayaan budaya kita memiliki potensi nilai tambah yang besar untuk komersialisasi IP gastronomi nasional," katanya.

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: